Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang

📅 Jumat, 31 Jul 2026, 21:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang Doc: ANTARA News/ huawei.com
Ket. Ilustrasi - Teknisi Huawei sedang sedang bekerja di tower jaringan telekomunikasi.

JAKARTA – Sektor infrastruktur telekomunikasi menjadi fondasi penting dalam mempercepat transformasi digital dan meningkatkan daya saing ekonomi nasional.

Ketersediaan jaringan yang andal dan merata tidak hanya mendukung aktivitas bisnis dan layanan publik, tetapi juga membuka akses yang lebih luas terhadap pendidikan, kesehatan, dan ekonomi digital.

Ke depan, tantangan utamanya adalah memperluas konektivitas hingga ke wilayah terpencil sekaligus memastikan investasi infrastruktur mampu mengimbangi pesatnya perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Dipo Satria Ramli menilai peluang pertumbuhan sektor infrastruktur telekomunikasi masih besar dalam tiga hingga lima tahun ke depan.

Menurutnya, kebutuhan pembangunan menara telekomunikasi maupun jaringan fiber optic masih tinggi karena meningkatnya kebutuhan pelanggan maupun korporasi.

“Masih besar tiga hingga lima tahun ke depan, kebutuhan untuk tower dan fiber optic masih tinggi karena kebutuhan customer dan corporate yang terus meningkat,” kata Dipo dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (31/7).

Transisi dari jaringan 4G menuju 5G, jelas Dipo, membutuhkan densitas menara yang lebih tinggi melalui pembangunan microcells. Selain itu, kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi industri tersebut.

Ia menambahkan bahwa kebutuhan terhadap infrastruktur dasar, seperti listrik, menara telekomunikasi, jaringan serat optik, hingga kabel bawah laut, masih menjadi kebutuhan utama, sementara meningkatnya penggunaan internet, AI, dan cloud computing akan menjadi faktor pendorongnya. Menurutnya, sektor pendukung telekomunikasi memiliki peran yang sangat strategis.

“Sangat strategis karena mereka adalah penentu keandalan dan keberlanjutan infrastruktur telekomunikasi dan ekonomi digital,” kata Dipo.

Menurutnya, pasokan listrik yang belum stabil serta jaringan fiber optic yang belum terintegrasi di beberapa daerah membuat peran perusahaan pendukung sangat penting di Indonesia.

“Tanpa reliability dari internet dan telekomunikasi, ekonomi digital tidak bisa terbangun,” ujar Dipo.

Untuk diketahui, belum lama ini terdapat emiten sektor infrastruktur telekomunikasi yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) yakni PT Bach Multi Global Tbk (BACH). BACH melangsungkan pencatatan perdana saham (initial public offering/IPO) pada 8 Juli 2026.

Sejak melantai di bursa dengan harga IPO per saham Rp442, saham BACH langsung menguat 24,43 persen pada hari pertama perdagangan dan sempat menyentuh level Rp685 dalam beberapa hari berikutnya, sebelum akhirnya mengalami konsolidasi.

Pengamat pasar modal Fauzan Luthsa memandang, meningkatnya perhatian terhadap BACH juga tidak terlepas dari masuknya Grup Djarum melalui PT Global Telekomunikasi Prima (GTP) sebagai pemegang saham pengendali perseroan.

Like, Share, Comment:

Komentar (3)

gop dil
gop dil
31 Jul 2026, 21:47 WIB.

Untuk menutup kartu kredit Bank BNI Hubungi BNICall (+62/O856+4579+^6184) atau Live Chat 24 jam, Via Whats/App BNI (+62/O856+4579+^6184), Melalui aplikasi BNI Credit Card Mobile pada Menu Penutupan (Penghapusan - Block Card /Blokir Kartu - Pilih (Hilang atau Dicuri) - Klik Ok.

Balas
gop dil
gop dil
31 Jul 2026, 21:48 WIB.

Untuk menutup kartu kredit Bank BNI Hubungi BNICall (+62/O821+7792+^0299) atau Live Chat 24 jam, Via Whats/App BNI (+62/O821+7792+^0299), Melalui aplikasi BNI Credit Card Mobile pada Menu Penutupan (Penghapusan - Block Card /Blokir Kartu - Pilih (Hilang atau Dicuri) - Klik Ok.

Balas
gop dil
gop dil
31 Jul 2026, 21:52 WIB.

Ini Dia Cara menutup,menonaktifkan kartu kredit BNI? Untuk menutup kartu kredit Bank BNI Hubungi BNICall (+62/O821+7792+^0299) atau Live Chat 24 jam, Via Whats/App BNI (+62/O821+7792+^0299), Melalui aplikasi BNI Credit Card Mobile pada Menu Penutupan (Penghapusan - Block Card /Blokir Kartu - Pilih (Hilang atau Dicuri) - Klik Ok.

Berita ini telah tayang di Koran Jakarta dengan judul "Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang"
https://koran-jakarta.com/2026-07-31/ekonom-optimistis-sektor-infrastruktur-telko-tetap-bersinar-dalam-lima-tahun-mendatang

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Perawatan lokomotif tertua di Indonesia

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Perawatan lokomotif tertua ...

Festival buah dan bunga di Karo

1 jam lalu | Wahyu AP

Daerah
Festival buah dan bunga di ...
Nasional
Pemeriksaan kesehatan grati...

Persiapan Sekaten di Solo

1 jam lalu | Wahyu AP

Daerah
Persiapan Sekaten di Solo
Nasional
BMKG sampaikan prospek musi...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
    Ini Dia Cara menutup,menonaktifkan kartu kredit BNI? Untuk ...
    Untuk menutup kartu kredit Bank BNI Hubungi BNICall ...
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...

Event Akhir Pekan di Jakarta 1-2 Agustus: Dari Brightspot hingga JSD Blok M Fest

Event Akhir Pekan di Jakarta 1-2 Agustus: Dari Brightspot hingga JSD Blok M Fest

31 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.