Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penduduk Jakarta Susut Jadi 10,87 Juta Jiwa di Semester I 2026, Dukcapil Perkuat IKD

📅 Rabu, 05 Agu 2026, 11:40 WIB | Oleh:
Penduduk Jakarta Susut Jadi 10,87 Juta Jiwa di Semester I 2026, Dukcapil Perkuat IKD Doc: Dukcapil DKI Jakarta
Ket. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta terus memperkuat akurasi data kependudukan sebagai fondasi peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis digital. Langkah tersebut seiring dirilisnya Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester I Tahun 2026 oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.

JAKARTA - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta terus memperkuat akurasi data kependudukan sebagai fondasi peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis digital. Langkah tersebut seiring dirilisnya Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester I Tahun 2026 oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri pada 3 Agustus 2026 dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil yang mengusung tema Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai fondasi digital public infrastructure.

Berdasarkan data tersebut, jumlah penduduk DKI Jakarta tercatat sebanyak 10.878.676 jiwa, terdiri atas 5.457.133 laki-laki dan 5.421.543 perempuan yang berdomisili di lima wilayah kota administrasi serta Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Jumlah tersebut mengalami penurunan sebanyak 2.838 jiwa dibandingkan Data Kependudukan Bersih Semester II Tahun 2025.

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta Denny Wahyu Haryanto mengatakan data kependudukan memiliki peran strategis sebagai dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan berbasis data. Menurutnya, Dinas Dukcapil DKI Jakarta mendukung implementasi e-government melalui penguatan peran NIK dan IKD sebagai fondasi infrastruktur digital publik yang mampu menghadirkan pelayanan pemerintahan yang lebih mudah, cepat, aman, dan terintegrasi.

"Data kependudukan sebagai basis pemerintah dalam merumuskan kebijakan atau data driven policy. Dukcapil DKI Jakarta mendukung Pemerintah Pusat terkait implementasi e-government atau digitalisasi government dalam memperkuat peran strategis NIK dan IKD sebagai fondasi infrastruktur digital publik dalam menghadirkan layanan pemerintahan yang semakin mudah, cepat, aman dan terintegrasi," ujar Denny Wahyu Haryanto.

Sebagai pusat perekonomian dan layanan pemerintahan nasional, DKI Jakarta juga mencatat capaian aktivasi IKD tertinggi di Indonesia dengan persentase 37,87 persen. Seluruh kota administrasi dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu bahkan telah melampaui target nasional aktivasi IKD sebesar 30 persen, dengan Kepulauan Seribu menjadi wilayah dengan capaian tertinggi mencapai 74,23 persen.

Denny menegaskan identitas digital kini bukan lagi sekadar pelengkap administrasi, melainkan menjadi bagian penting dalam transformasi layanan publik. Melalui pemanfaatan teknologi biometrik dan sistem keamanan berlapis, masyarakat diharapkan dapat mengakses berbagai layanan seperti kesehatan, pendidikan, perizinan, perbankan, hingga bantuan sosial secara lebih cepat, aman, dan transparan melalui perangkat digital. 

"Di DKI Jakarta, NIK dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) bukan lagi sekadar pelengkap administratif, melainkan urat nadi dari transformasi Digital Public Infrastructure. Melalui pemanfaatan teknologi biometrik dan sistem keamanan berlapis, kami ingin memastikan bahwa setiap warga Jakarta dapat menikmati akses layanan publik secara jauh lebih cepat, transparan, dan aman langsung dari genggaman mereka," kata Denny. 

Selain memperkuat integrasi data, Dinas Dukcapil DKI Jakarta juga terus mendorong kesadaran masyarakat untuk tertib administrasi kependudukan melalui Program Kampung Sadar Adminduk (KAMSA). Program tersebut dijalankan melalui empat pilar utama, yakni sadar kepemilikan dokumen kependudukan, sadar pemutakhiran data, sadar pemanfaatan data, dan sadar melayani sebagai upaya mewujudkan data kependudukan yang semakin akurat sekaligus mendukung pembangunan yang tepat sasaran. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pegadaian Peduli, 480 Anak Ikuti Lomba Mewarnai di Jakarta Barat
    Layanan WhatsApp BCA KCU pasar baru ??:+62821-3111-184 jl.sudirman.no.8.baru.kecamatan ...
    Layanan WhatsApp BCA KCU pasar baru ??:+62821-3111-184 jl.sudirman.no.8.baru.kecamatan ...
  • Emil Dardak Minta Kader Demokrat Jatim Dahulukan Hajat Hidup Rakyat dari pada Pikirkan Pileg
    Layanan Pelanggan TransNusa akan beroperasi setiap hari dari ...
    Layanan Pelanggan TransNusa akan beroperasi setiap hari dari ...
  • Pertamax Turbo DragFest 2026 di Yogyakarta, Saksikan Gratis Akhir Pekan Ini!
    Hubungi layanan08216363491 Customer Service Di WhatsApp CS BATIK ...
    Hubungi layanan0821?6363?491 Customer Service Di WhatsApp CS BATIK ...
  • Kaltim Genjot SDM Digital! Festival Literasi Resmi Dibuka, Ini Tujuannya
    UNTUK CARA Reschedule Tiket Agoda indonesia +6821-6363-481 Jelaskan Alasan Anda ...
    UNTUK CARA Reschedule Tiket Agoda indonesia +6821-6363-481 Jelaskan Alasan Anda ...
  • Soal Kuota Internet, Menkomdigi Terbitkan SE Wajibkan Operator Seluler Patuhi Putusan MK
    Saluran resmi AirAsia, Anda dapat menghubungi Call Center ...
Advertisement
Wisata Pantai di Gunung Kidul Makin Gampang, Kelok 23 Jadi Senjata Baru Lawan Kemacetan

Wisata Pantai di Gunung Kidul Makin Gampang, Kelok 23 Jadi Senjata Baru Lawan Kemacetan

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.