Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI Harus Aktif Berdiplomasi untuk Perkuat Ketahanan Ekonomi

📅 Rabu, 05 Agu 2026, 03:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi
RI Harus Aktif Berdiplomasi untuk Perkuat Ketahanan Ekonomi Doc: istimewa
Ket. Intervensi Yen AS-Jepang

JAKARTA - Kolaborasi Amerika Serikat (AS) dengan Jepang mengintervensi pelemahan sebagai bentuk persahabatan kedua negara semestinya menjadi contoh yang baik bagi Indonesia. Kalau Jepang sebagai salah satu negara maju dan fiskalnya sangat kuat, meminta bantuan AS untuk menopang Yen yang terpuruk paling dalam dalam empat dekade terakhir, bagaimana dengan rupiah yang terus melemah tanpa ditopang fundamental fiskal yang kuat.

Ekonom STIE YKP Yogyakarta, Aditya Hera Nurmoko, menilai kerja sama AS dan Jepang meredam gejolak pasar keuangan menunjukkan bahwa stabilitas fiskal dan moneter bukan lagi semata urusan domestik, melainkan juga kepentingan bersama negara-negara mitra strategis.

Langkah AS mendukung Jepang saat tekanan terhadap yen dan pasar obligasi meningkat menjadi bukti bahwa bahkan negara dengan ekonomi terbesar sekalipun tetap membutuhkan dukungan dari negara sahabat untuk menjaga stabilitas sistem keuangan.

Aditya mengatakan pelajaran tersebut relevan bagi Indonesia. Ia menilai ketika tekanan terhadap fiskal maupun pasar keuangan domestik meningkat, Indonesia tidak perlu memandang kerja sama internasional sebagai bentuk kebergantungan, melainkan sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan ekonomi.

“Di tengah keterkaitan pasar keuangan global yang semakin tinggi, membangun koordinasi yang erat dengan mitra strategis seperti AS justru menjadi langkah yang rasional untuk menjaga kepercayaan investor dan meminimalkan risiko gejolak yang lebih besar,” terang Aditya.

Indonesia tambahnya harus terus memperkuat fundamental ekonomi melalui disiplin fiskal, reformasi struktural, dan pengelolaan utang yang sehat. Namun, fondasi domestik yang kuat akan lebih efektif apabila disertai dengan diplomasi ekonomi yang mampu membangun kepercayaan dan kerja sama dengan negara-negara mitra utama.

“Kalau negara sekelas Jepang saja memperoleh dukungan dari AS ketika menghadapi tekanan pasar, Indonesia juga perlu aktif memperkuat kemitraan strategis agar memiliki ruang respons yang lebih besar ketika menghadapi tekanan fiskal maupun gejolak ekonomi global,” kata Aditya.

Bangun Fundamental

Selain aktif dalam diplomasi ekonomi, Pemerintah Indonesia kata Pengamat Kebijakan Publik dari Fitra, Badiul Hadi juga harus membangun fundamental ekonomi yang kuat sehingga negara lain yang memiliki kepentingan bersedia membantu menjaga stabilitas fiskal dan moneter karena memiliki kepentingan bersama.

RI harus meningkatkan kualitas belanja, memperdalam pasar keuangan domestik, serta menjaga kredibilitas APBN.

“Setidaknya dengan fondasi itu, kerja sama internasional akan menjadi penguat, bukan penopang utama ketika tekanan fiskal datang,” katanya.

APBN 2027 jelasnya harus menjadi titik balik untuk menunjukkan komitmen disiplin fiskal. Pemerintah, kata Badiul, perlu mengevaluasi secara serius program-program berbiaya besar seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes), dan berbagai penugasan baru.

“Program-program itu agar benar-benar terukur manfaatnya, transparan pendanaannya, serta tidak menimbulkan persepsi bahwa tata kelola fiskal Indonesia semakin rentan di mata investor dan lembaga pemeringkat,” katanya.

Salah satu pertimbangan AS mengintervensi yen karena Jepang memiliki posisi strategis dalam sistem keuangan global, bukan semata karena hubungan diplomatik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Nasional
KPK Ungkap Skor Integritas ...
Nasional
Mentan: Nilai Tukar Petani ...
Advertisement
Mentan: Nilai Tukar Petani Alami Peningkatan

Mentan: Nilai Tukar Petani Alami Peningkatan

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.