Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kilang Balongan di Indramayu Manfaatkan Gas Suar untuk Tekan Emisi saat Proses Produksi

📅 Rabu, 05 Agu 2026, 17:43 WIB | Oleh:
Kilang Balongan di Indramayu Manfaatkan Gas Suar untuk Tekan Emisi saat Proses Produksi Doc: antara foto
Ket. Kilang minyak Balongan, Indramayu, Jawa Barat

CIREBON - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Balongan di Indramayu, Jawa Barat, memanfaatkan kembali gas yang sebelumnya dibakar melalui gas suar (flare) sebagai bahan bakar proses produksi untuk menekan emisi gas rumah kaca sekaligus meningkatkan efisiensi energi.

Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga RU Balongan Yulianto Triwibowo dalam keterangannya di Indramayu, Rabu, mengatakan inovasi tersebut dilakukan melalui optimalisasi pengelolaan excess gas dari Naphtha Processing Unit (NPU) dengan reaktivasi jalur menuju fuel gas system.

“Gas yang sebelumnya terbuang melalui flare kini dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan bakar proses produksi, sehingga mampu mengurangi pemborosan energi, meningkatkan efisiensi operasional, serta menekan emisi gas rumah kaca secara signifikan,” katanya.

Pihaknya mendata implementasi inovasi tersebut, berhasil menurunkan konsumsi natural gas sehingga menghasilkan efisiensi biaya sekitar Rp45 miliar per tahun.

Ia mengatakan inovasi tersebut, mampu menekan emisi hingga 29.754 ton setara karbon dioksida (CO2) ekuivalen sepanjang 2025.

“Optimalisasi pengelolaan gas suar merupakan bentuk komitmen kami untuk menghadirkan operasi kilang yang semakin andal, efisien, aman, dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Yulianto menjelaskan flare merupakan sistem keselamatan yang wajib dimiliki industri minyak dan gas, untuk membakar kelebihan gas hidrokarbon secara aman demi menjaga keandalan operasi.

Namun, kata dia, pihaknya terus mengembangkan berbagai inovasi agar gas yang sebelumnya dibakar dapat dimanfaatkan kembali sebagai sumber energi yang bernilai tambah.

Ia menambahkan berkurangnya pembakaran gas pada flare turut mengurangi paparan panas radiasi, kebisingan, jelaga, maupun emisi udara yang dirasakan masyarakat di sekitar wilayah operasional kilang.

“Inovasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi energi perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” katanya.

Menurut dia, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi para pekerja Kilang Balongan dalam mengembangkan inovasi di sektor operasional.

Ia mengatakan optimalisasi pengelolaan gas suar juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).

“Melalui berbagai inovasi berkelanjutan, kami terus mendukung target Net Zero Emission Indonesia tahun 2060 sekaligus memastikan pasokan energi nasional tetap terjaga,” tuturnya.

Pihaknya menegaskan inovasi tersebut sejalan dengan agenda transisi energi nasional dan mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat kemandirian energi melalui pemanfaatan sumber daya yang lebih efisien, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Penataan pedestrian Kota Bekasi

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Penataan pedestrian Kota Be...

Kasus Korupsi Perjalanan Dinas DPR Papua Terus Diselidiki

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Korupsi Perjalanan Di...

Peningkatan produksi bahan baku bioetanol

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Peningkatan produksi bahan ...
Luar Negeri
Banyak Wisatawan Tiongkok P...
Daerah
Pemakaman ABK Arupadhatu 1 ...

SPKLU perdana di Kota Tangerang

1 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
SPKLU perdana di Kota Tange...
Advertisement
Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.