Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Usia Lanjut Tak Hentikan Menuntut Ilmu! 57 Peserta Didik Sekolah Lansia di Pulau Simeulue Diwisuda

📅 Senin, 15 Jun 2026, 20:07 WIB | Oleh:
Usia Lanjut Tak Hentikan Menuntut Ilmu! 57 Peserta Didik Sekolah Lansia di Pulau Simeulue Diwisuda Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Simeulue
Ket. Peserta sekolah lansia mengikuti wisuda di Simeulue, Aceh, Senin (15/6).

SIMEULEU - Sebanyak 57 peserta didik sekolah lanjut usia (lansia) di Pulau Simeulue, Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, mengikuti wisuda setelah menyelesaikan masa pendidikan.

Bupati Simeulue Muhammad Nasrun Mikaris di Simeulue, Senin, mengatakan mereka yang diwisuda tersebut berasal dari Sekolah Lanjut Usia Berdaya (Sidaya) Desa Tamon, Kecamatan Salang, Kabupaten Simeulue.

"Kami mengapresiasi atas wisuda ini. Dan ini menunjukkan semangat para lansia yang tetap aktif belajar dan terus meningkatkan kualitas hidup di usia senja," katanya.

Bupati Simeulue juga mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati sekolah lansia tersebut. Semoga ilmu diperoleh menjadi bekal menjalani masa lanjut usia yang sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat,

Ia mengatakan program sekolah lansia merupakan bagian dari program strategis Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Program sekolah lansia tersebut dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue.

Menurut Muhammad Nasrun Mikaris, program sekolah lansia tersebut bertujuan mewujudkan manusia lanjut usia yang sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat.

"Melalui sekolah lansia tersebut, para peserta didik memperoleh pembelajaran yang terstruktur dan berkelanjutan agar tetap sehat secara fisik dan mental, aktif bersosialisasi, serta produktif di usia lanjut," kata Bupati Simeulue.

Selain wisuda puluhan lansia, Pemerintah Kabupaten Simeulue meluncurkan Gerakan Masyarakat Peduli dan Cinta Lansia (Gempita). Program ini sebagai upaya mendukung perawatan jangka panjang lansia melalui dukungan terpadu melibatkan keluarga, tenaga profesional, pemerintah, dan masyarakat.

"Melalui program Gempita, lansia yang mengalami keterbatasan fisik maupun mental diharapkan tetap dapat hidup mandiri, mempertahankan kualitas hidup, serta mencegah terjadinya komplikasi penyakit," kata Muhammad Nasrun Mikaris. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Proyek Waste to Energy Kota Bekasi Dibayangi “Korupsi dan Gratifikasi”?

Proyek Waste to Energy Kota Bekasi Dibayangi “Korupsi dan Gratifikasi”?

15 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.