Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DBH Rp15 Triliun Tertahan, DPRD DKI Minta Pemerintah Pusat Segera Cairkan

📅 Rabu, 05 Agu 2026, 11:50 WIB | Oleh:
DBH Rp15 Triliun Tertahan, DPRD DKI Minta Pemerintah Pusat Segera Cairkan Doc: Unsplash
Ket. Tertahannya Dana Bagi Hasil (DBH) sekitar Rp15 triliun menjadi perhatian DPRD DKI Jakarta karena dinilai berpotensi menghambat pembiayaan sejumlah program prioritas di Ibu Kota. DPRD meminta persoalan tersebut segera dibahas bersama pemerintah pusat.

JAKARTA - Tertahannya Dana Bagi Hasil (DBH) sekitar Rp15 triliun menjadi perhatian DPRD DKI Jakarta karena dinilai berpotensi menghambat pembiayaan sejumlah program prioritas di Ibu Kota. DPRD meminta persoalan tersebut segera dibahas bersama pemerintah pusat agar tidak mengganggu pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh mengatakan kebutuhan pendanaan Jakarta terus meningkat seiring bertambahnya tuntutan pembangunan dan pelayanan publik. Menurutnya, kepastian pencairan DBH menjadi hal penting agar berbagai program strategis tetap dapat berjalan sesuai rencana.

Nova menjelaskan tertahannya dana tersebut berdampak terhadap kemampuan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam membiayai sejumlah agenda prioritas. Salah satu program yang berpotensi terdampak adalah pembangunan fasilitas pendidikan yang membutuhkan dukungan anggaran cukup besar.

"Ini berdampak pada sejumlah prioritas program," ujar Nova.

Ia menilai komunikasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus terus diperkuat untuk mencari solusi atas persoalan tersebut. Forum koordinasi yang selama ini berjalan diharapkan tidak hanya menjadi ruang bertukar gagasan, tetapi juga mampu menghasilkan langkah konkret dalam menyelesaikan persoalan fiskal yang dihadapi Jakarta.

Selain itu, Nova mendorong anggota DPR RI, khususnya yang berada di Badan Anggaran, ikut memperjuangkan pencairan Dana Bagi Hasil untuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menurutnya, dukungan dari parlemen di tingkat pusat akan mempercepat penyelesaian persoalan tersebut melalui koordinasi dengan Kementerian Keuangan.

"Kami berharap DPR RI ikut mendorong penyelesaian DBH," tuturnya.

Di samping mengupayakan pencairan DBH, Nova menilai obligasi daerah dapat menjadi salah satu alternatif pembiayaan pembangunan. Meski demikian, skema tersebut harus dikaji secara matang agar tidak menimbulkan beban terhadap kondisi keuangan daerah pada masa mendatang.

Menurutnya, berbagai sumber pembiayaan perlu dipersiapkan untuk menjaga kesinambungan pembangunan Jakarta. Dengan demikian, pemerintah daerah tetap memiliki ruang fiskal yang memadai dalam menjalankan berbagai program strategis.

Nova menegaskan kepastian sumber pembiayaan menjadi faktor penting agar pembangunan dan pelayanan publik tidak mengalami hambatan akibat tekanan fiskal. Ia berharap pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan dapat segera menemukan solusi sehingga kebutuhan pendanaan Jakarta dapat terpenuhi.

"Pembangunan dan pelayanan masyarakat harus tetap berjalan," pungkas Nova.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Ada Demo di Monas dan Gedun...
Olahraga
Liga Champions: Liverpool W...
Daerah
BMKG: Cuaca di Pulau Jawa D...
Advertisement
Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.