Menkeu Ungkap Pertumbuhan Penjualan Mobil dan Motor Tanda Daya Beli Masyarakat Terjaga
📅 Selasa, 04 Agu 2026, 18:25 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan, pertumbuhan penjualan mobil dan motor menunjukkan terjaganya daya beli dan permintaan domestik. Menurut dia, industri otomotif merupakan salah satu motor penggerak perekonomian nasional.
Demikian disampaikannya saat menghadiri Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Tangerang, Banten, Selasa (4/8).
Menkeu menyebutkan penjualan mobil pada Juli 2026 tumbuh 32,9 persen secara tahunan. Sedangkan penjualan sepeda motor pada periode yang sama tumbuh 1,1 persen secara tahunan.
“Kondisi tersebut menunjukkan konsumsi masyarakat dan daya beli tetap terjaga di tengah dinamika global,” kata dia.
Menkeu menambahkan pemerintah terus memantau berbagai indikator ekonomi secara berkala. Menurut dia, hasil pantauan ini akan menjadi dasar bagi pemerintah untuk merumuskan kebijakan fiskal.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami akan bertindak cepat untuk memastikan pertumbuhan ekonomi tidak tidak terpengaruh perkembangan negatif di pasar,” ucap dia.
Menkeu Purbaya menambahkan industri otomotif merupakan salah satu industri yang berperan penting untuk menggerakkan perekonomian nasional.
“Industri otomotif tidak hanya mendorong konsumsi masyarakat,” ujar dia sembari menegaskan bahwa industri tersebut juga memiliki efek berganda pada sektor lainnya seperti manufaktur, investasi, dan penyerapan tenaga kerja.
Sebaiknya Anda baca juga:
Karena itu, Menkeu mendorong industri otomotif nasional untuk memperkuat daya saing industri. Menurut dia, untuk mencapai hal itu diperlukan sinergi antara regulasi pemerintah dan kesiapan pelaku industri.
“Tantangan industri otomotif ke depan bukan hanya bertransformasi menuju kendaraan berteknologi rendah emisi dan mengadopsi kendaraan listrik,” ujar dia. “Dia juga harus bisa memaksimalkan nilai tambah domestik, investasi, penciptaan lapangan kerja dan memperkuat daya saing industri nasional.” ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!