Primaya Hospital Bekasi Utara Perluas Layanan Kesehatan dan Perlindungan Pekerja Rentan
📅 Rabu, 05 Agu 2026, 17:38 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA — Primaya Hospital Bekasi Utara memperluas akses layanan kesehatan berbasis teknologi sekaligus memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat dalam momentum peringatan hari jadinya yang ke-7.
Rumah sakit tersebut meluncurkan tiga layanan baru, yakni Magnetic Resonance Imaging (MRI), Wellness Center, serta Brain & Neurospine Center. Pada saat yang sama, Primaya Hospital Bekasi Utara memberikan bantuan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan selama enam bulan kepada 300 pekerja rentan bukan penerima upah di wilayah Bekasi Utara.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya rumah sakit memperkuat layanan kesehatan sekaligus memberikan perlindungan sosial kepada kelompok masyarakat yang dinilai masih menghadapi keterbatasan akses terhadap jaminan sosial ketenagakerjaan.
Mengusung tema “Together Shaping the Future of Healthcare: Innovation, Compassion, Excellence”, Primaya Hospital Bekasi Utara menjadikan peringatan ulang tahun ke-7 sebagai momentum untuk memperluas layanan kesehatan yang berorientasi pada kebutuhan pasien.
Tiga Layanan Kesehatan Baru
Sebaiknya Anda baca juga:
Salah satu layanan yang diperkenalkan adalah MRI. Teknologi pencitraan tersebut digunakan untuk membantu dokter memperoleh gambaran kondisi tubuh secara lebih detail sehingga mendukung proses diagnosis.
Selain layanan diagnostik, rumah sakit menghadirkan Wellness Center yang berfokus pada aspek promotif dan preventif. Pusat layanan tersebut mencakup Medical Check Up (MCU), layanan estetik, kesehatan mental, klinik gizi, serta klinik imunisasi untuk berbagai kelompok usia.
Kehadiran Wellness Center diarahkan untuk mendorong masyarakat tidak hanya datang ke rumah sakit ketika mengalami gangguan kesehatan, tetapi juga melakukan pemeriksaan rutin dan deteksi dini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Brain & Neurospine Center menjadi layanan terpadu yang menangani berbagai persoalan kesehatan saraf, otak, dan tulang belakang.
Layanan tersebut mengintegrasikan kolaborasi dokter spesialis saraf, bedah saraf, serta ortopedi tulang belakang. Pasien dapat menjalani evaluasi secara lebih komprehensif dengan pilihan penanganan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing, mulai dari pengobatan dan rehabilitasi hingga tindakan minimal invasif maupun operasi apabila diperlukan.
Direktur Primaya Hospital Bekasi Utara, drg. Melanie Husna, MARS, FISQua, mengatakan pengembangan layanan tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi baru, tetapi juga bagaimana teknologi tersebut dapat memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.
“Bagi kami, inovasi bukan hanya menghadirkan teknologi terbaru, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap layanan kesehatan yang lebih cepat, akurat, komprehensif, dan berpusat pada pasien,” ujar Melanie melalui siaran pers pada hari Rabu (5/8).
Menurut dia, rumah sakit juga memiliki tanggung jawab sosial untuk memberikan manfaat kepada masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
300 Pekerja Rentan Mendapat Perlindungan
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!