Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Pramono Lantik 25 Anggota Baru DKJ Periode 2026-2029 Demi Tembus 50 Kota Global

3 Rabu, 05 Agu 2026, 16:05 WIB | Oleh:
Gubernur Pramono Lantik 25 Anggota Baru DKJ Periode 2026-2029 Demi Tembus 50 Kota Global Gubernur Pramono Lantik 25 Anggota Baru DKJ Periode 2026-2029 Demi Tembus 50 Kota Global Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengukuhkan 25 anggota Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) periode 2026-2029 di Pendopo Balai Kota Jakarta, Rabu (5/8). Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat ekosistem seni, memperluas ruang ekspresi, serta menjadikan kebudayaan sebagai salah satu kekuatan Jakarta menuju 50 besar kota global pada 2030.

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengukuhkan 25 anggota Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) periode 2026-2029 di Pendopo Balai Kota Jakarta, Rabu (5/8). Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat ekosistem seni, memperluas ruang ekspresi, serta menjadikan kebudayaan sebagai salah satu kekuatan Jakarta menuju 50 besar kota global pada 2030.

Sebanyak 25 anggota DKJ ditetapkan melalui Surat Keputusan Akademi Jakarta Nomor 2 Tahun 2026 dan terbagi ke dalam enam komite, yaitu Film, Teater, Musik, Seni Rupa, Sastra, dan Tari.

"Pengukuhan ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi menjadi momentum untuk meneguhkan amanah dalam merawat kehidupan kesenian, kebudayaan, kreativitas, dan berbagai ekspresi budaya di Jakarta sebagai kota global," ujar Pramono.

DKJ memiliki tugas menyusun rancangan kebijakan dasar pembinaan dan pengembangan kesenian, merancang program tahunan, serta melakukan supervisi terhadap program pagelaran seni di Unit Pengelola Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki sesuai Peraturan Gubernur Nomor 4 Tahun 2020.

Menurut Pramono, penguatan seni dan budaya menjadi salah satu syarat penting untuk meningkatkan daya saing Jakarta di tingkat internasional. Saat ini Jakarta berada di peringkat ke-71 dari 156 kota global dan menargetkan masuk 50 besar pada 2030.

"Untuk menjadi top fifty, salah satu syarat pentingnya adalah ruang kesenian dan kebudayaan yang kuat. Karena itu, hubungan antara birokrasi, seniman, budayawan, dan pelaku ekonomi kreatif harus terus diperkuat," katanya.

Pemprov DKI Jakarta juga terus memperluas ruang publik bagi kegiatan seni dan budaya, mulai dari pembukaan taman selama 24 jam, operasional perpustakaan hingga pukul 23.00 WIB, hingga museum yang dibuka sampai pukul 22.00 WIB.

Selain itu, berbagai kegiatan lintas budaya dan agama seperti Christmas Carol, Paskah, Imlek, Waisak, hingga pawai ogoh-ogoh saat Nyepi terus digelar untuk memperkuat ruang interaksi dan kreativitas masyarakat.

Pramono menitipkan tiga agenda utama kepada DKJ periode 2026-2029, yakni:

  1. Membangun ekosistem kesenian yang inklusif dan terbuka.
  2. Memperkuat seni dan budaya sebagai identitas serta city branding Jakarta.
  3. Memperluas kolaborasi antara DKJ, pemerintah, komunitas, dan pelaku ekonomi kreatif.

"Saya berharap Dewan Kesenian Jakarta mampu menjadikan seni dan budaya sebagai salah satu ikon utama Jakarta. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat menghadirkan kota yang lebih bermakna, lebih nyaman, sekaligus semakin diperhitungkan di tingkat global," tutur Pramono.

Ketua Akademi Jakarta Seno Gumira Ajidarma berharap DKJ dapat menjadi ruang alternatif yang mendorong kebebasan berekspresi dan pemikiran kritis melalui kesenian.

"Di tengah kondisi dunia yang penuh tantangan, kami berharap Dewan Kesenian Jakarta dapat menjadikan kesenian sebagai ruang yang menghadirkan kemerdekaan, kebebasan berekspresi, dan pemikiran yang mencerahkan," ujar Seno.

Susunan Anggota Dewan Kesenian Jakarta Periode 2026-2029:

1. Komite Film

  • Dewi Rachmy Kurniaty
  • Gelar Agryano Soemantry
  • Rumana Yunus Yamanie
  • Sigit Pradityo Soetjipto
  • Umi Lestari

2. Komite Teater

  • Akbar Yumni
  • Aulia Detha Amalia
  • Enny Yulyanti
  • Yustiansyah Lesmana

3. Komite Musik

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Rupiah Masih Rentan - 3 November 2026

41 menit yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 3 Nov...
Megapolitan
Prioritaskan Persija, Pramo...
Megapolitan
Udara Jakarta Memburuk! Sel...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.