Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ukraina Ajukan Syarat Jaminan Keamanan 20 Tahun ke AS untuk Perjanjian Perdamaian

📅 Minggu, 15 Feb 2026, 10:40 WIB | Oleh:

Zelenskyy juga mengeluhkan ketidakhadiran Eropa dalam perundingan tersebut. “Menurut saya, itu adalah kesalahan besar,” katanya, pandangan yang juga diutarakan oleh Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi.

Pada hari Jumat, Donald Trump mendesak Zelenskyy untuk "segera bertindak" guna mencapai kesepakatan dengan Rusia.

Zelenskyy menegaskan bahwa pemilihan umum yang didesak AS agar Ukraina selenggarakan paling lambat 15 Mei hanya dapat berlangsung dua bulan setelah gencatan senjata diumumkan, untuk memastikan keamanan yang memadai bagi para pemilih.

Trump telah berupaya menekan Zelenskyy untuk menyetujui kesepakatan dalam beberapa bulan, tetapi belum menjelaskan konsekuensi jika Ukraina tidak cukup fleksibel bagi AS.

Zelenskyy juga mengatakan bahwa serangan Rusia terhadap pembangkit energi Ukraina akan diangkat dalam pembicaraan di Jenewa, menambahkan bahwa tidak satu pun pembangkit energi di Ukraina yang luput dari kerusakan.

Para pemimpin Eropa tampak pesimis bahwa terobosan diplomatik akan tercapai, dengan konsensus bahwa Vladimir Putin belum kelelahan secara ekonomi atau militer.

Zelenskyy mengatakan ambisinya adalah untuk meningkatkan jumlah warga Rusia yang tewas atau luka parah menjadi 50.000 per bulan.

Seorang pemimpin Eropa memperkirakan perang akan berlangsung setidaknya dua tahun lagi, dan bersikeras bahwa Eropa memiliki sumber daya untuk mendukung Ukraina selama itu.

Zelenskyy juga melancarkan serangan keras terhadap rezim Iran karena menyediakan drone Shahed yang telah menyebabkan begitu banyak kerusakan di Ukraina.

Dengan sebanyak 200.000 demonstran yang menghadiri demonstrasi di Munich menyerukan penggulingan rezim Iran, Zelenskyy mengatakan: “Kami tidak pernah memiliki konflik kepentingan dengan rezim Iran.

“Namun, drone Shahed buatan Iran yang mereka jual ke Rusia membunuh rakyat kami dan menghancurkan infrastruktur kami.”

Ia berpendapat bahwa jika Iran diberi waktu, mereka akan menyebabkan lebih banyak kehancuran. “Rezim seperti yang ada di Iran tidak boleh diberi waktu. Ketika mereka punya waktu, mereka hanya akan membunuh lebih banyak orang.”

“Mereka harus segera dihentikan, dan inilah yang seharusnya terjadi pada Ayatollah setelah semua perang yang dilancarkan rezimnya dan semua nyawa yang telah direnggutnya.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
Busyet… 150 Roda Dua Dika...
Luar Negeri
Asean Mulai Kerepotan denga...

Liga Inggris, Fulham Tak Mampu Menyamai Chelsea

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Liga Inggris, Fulham Tak Ma...

Fiorentina Tanpa Ampun Dibantai AS Roma 0-4

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Fiorentina Tanpa Ampun Diba...
DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.