Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cocok buat Treking dan Healing, Ini Rekomendasi 7 Curug di Bogor yang Wajib Dikunjungi

📅 Minggu, 19 Jul 2026, 13:26 WIB | Oleh:
Cocok buat Treking dan Healing, Ini Rekomendasi 7 Curug di Bogor yang Wajib Dikunjungi Doc: ANTARA/Raihan Fadilah
Ket. Pemandangan Curug Cibeureum yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

JAKARTA - Bogor masih menjadi salah satu destinasi wisata alam favorit bagi masyarakat Jabodetabek yang ingin menghabiskan waktu libur tanpa harus melakukan perjalanan jauh. Beragam pilihan air terjun atau curug yang tersebar di kawasan Sentul, Cibodas, hingga kaki Gunung Salak menawarkan suasana alam yang asri, udara sejuk, serta jalur trekking yang cocok bagi berbagai kalangan.

Selain menjadi tempat untuk menikmati keindahan alam, sejumlah curug di Bogor juga menawarkan pengalaman trekking dengan tingkat kesulitan yang beragam. Mulai dari jalur yang ramah bagi pemula hingga lintasan yang lebih menantang bagi pencinta aktivitas luar ruang.

Berikut tujuh rekomendasi curug di Bogor yang lokasinya relatif dekat dari Jakarta.

1. Curug Cibereum

Curug Cibereum berada di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan menjadi salah satu destinasi wisata alam yang populer bagi wisatawan pemula maupun keluarga.

Air terjun ini dapat dicapai melalui jalur Cibodas dengan medan trekking yang relatif landai dan mudah dilalui. Sepanjang perjalanan menuju lokasi, pengunjung akan melewati hutan tropis yang masih alami serta dapat menikmati pemandangan Telaga Biru, salah satu objek wisata yang menjadi ikon kawasan tersebut.

Udara pegunungan yang sejuk serta jalur yang nyaman menjadikan Curug Cibereum sebagai pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin menikmati trekking ringan sambil menikmati panorama alam.

2. Curug Hordeng

Curug Hordeng merupakan salah satu air terjun favorit di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor. Lokasinya yang tidak terlalu jauh dari Jakarta, Bekasi, maupun Depok membuat destinasi ini ramai dikunjungi saat akhir pekan.

Untuk mencapai Curug Hordeng, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 30 hingga 40 menit melewati jalur trekking yang cukup menantang. Selama perjalanan, wisatawan akan disuguhkan pemandangan hutan, bebatuan, dan aliran sungai yang masih alami.

Keindahan air terjun yang dikelilingi pepohonan rindang menjadikan Curug Hordeng sebagai salah satu lokasi favorit bagi pencinta wisata alam dan fotografi.

3. Curug Kembar

Tidak jauh dari Curug Hordeng terdapat Curug Kembar yang dapat dicapai dengan berjalan kaki melalui jalur setapak serta menyeberangi sebuah telaga kecil.

Curug Kembar memiliki dua aliran air yang dipisahkan oleh batu besar sehingga membentuk panorama yang unik. Air terjun ini tidak terlalu tinggi, namun dikelilingi bebatuan alami yang menambah keindahan lanskap di sekitarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
PBB Desak Investigasi Seran...
Advertisement
Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.