Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran

📅 Minggu, 23 Agu 2026, 15:45 WIB | Oleh:
Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran Doc: Bapanas

JAKARTA - Pemerintah menerapkan sistem digitalisasi perlindungan sosial guna menekan angka kesalahan data penerima bantuan yang mencapai 45 persen. Langkah e-government ini difokuskan untuk memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran kepada masyarakat.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia, Muhammad Qodari, membeberkan tingkat kesalahan data tersebut pada Rabu (19/8) lalu. Data ketidaktepatan sasaran bantuan sosial terungkap dalam konferensi pers resmi di Kantor Bakom RI.

Tenaga Ahli Menteri Sosial, Andy Kurniawan, menyampaikan komitmen perbaikan data penerima bantuan. “Ketidaktepatan sasaran itu berawal dari komitmen kita untuk membenarkan data dan memperbaikinya,” kata Andy, Jumat (21/8) lalu.

Pemerintah memperbarui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) secara berkala hampir setiap bulan. Pemerintah daerah memegang peranan sangat vital dalam memutakhirkan serta memanfaatkan data terpadu di wilayahnya.

“Dengan desil inilah skala prioritas bisa kita tetapkan untuk menentukan penerima bantuan sosial yang memenuhi kriteria penerima dan masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Andy.

Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan pembaruan data secara berkala dalam jangka waktu tiga bulan sekali. Hasil pemutakhiran data tersebut diserahkan kepada Kementerian Sosial setiap tanggal 10 pada bulan penyaluran.

Andy menilai pengawasan penerima bantuan menjadi lebih kuat karena data diverifikasi langsung melalui instansi resmi. Penerapan e-government sektor perlindungan sosial dilakukan untuk memastikan seluruh data penerima bersumber dari administrasi sah.

“Perlinsos Digital memastikan ground truth datanya bersumber dari instansi yang benar. Bukan sekadar pengakuan masyarakat secara langsung,” ucap Andy.

Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat dialihkan karena mengalami perubahan status sosial seperti naik desil atau meninggal dunia. Pengalihan juga dilakukan bagi warga yang telah graduasi atau tidak ditemukan di lapangan.

“Silakan temukan ketidaktepatan sasaran dan sampaikan melalui berbagai kanal pemerintah. Kami akan segera melakukan pemutakhiran data,” kata Andy.

Bantuan sosial berfungsi sebagai bantalan ekonomi vital untuk menjaga daya beli warga dari kemiskinan. Masyarakat diajak berpartisipasi aktif melaporkan ketidaktepatan sasaran agar data bantuan sosial semakin akurat. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (3)

Ali Yulu
Ali Yulu
23 Aug 2026, 15:58 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Ali Yulu
Ali Yulu
23 Aug 2026, 15:58 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Ali Yulu
Ali Yulu
23 Aug 2026, 15:59 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
PBB Kecam Serangan Houthi y...
Luar Negeri
Survei PBB Ungkapkan Risiko...
Advertisement
Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.