Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran

28 Minggu, 23 Agu 2026, 15:45 WIB | Oleh:
Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran Doc: Bapanas

JAKARTA - Pemerintah menerapkan sistem digitalisasi perlindungan sosial guna menekan angka kesalahan data penerima bantuan yang mencapai 45 persen. Langkah e-government ini difokuskan untuk memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran kepada masyarakat.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia, Muhammad Qodari, membeberkan tingkat kesalahan data tersebut pada Rabu (19/8) lalu. Data ketidaktepatan sasaran bantuan sosial terungkap dalam konferensi pers resmi di Kantor Bakom RI.

Tenaga Ahli Menteri Sosial, Andy Kurniawan, menyampaikan komitmen perbaikan data penerima bantuan. “Ketidaktepatan sasaran itu berawal dari komitmen kita untuk membenarkan data dan memperbaikinya,” kata Andy, Jumat (21/8) lalu.

Pemerintah memperbarui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) secara berkala hampir setiap bulan. Pemerintah daerah memegang peranan sangat vital dalam memutakhirkan serta memanfaatkan data terpadu di wilayahnya.

“Dengan desil inilah skala prioritas bisa kita tetapkan untuk menentukan penerima bantuan sosial yang memenuhi kriteria penerima dan masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Andy.

Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan pembaruan data secara berkala dalam jangka waktu tiga bulan sekali. Hasil pemutakhiran data tersebut diserahkan kepada Kementerian Sosial setiap tanggal 10 pada bulan penyaluran.

Andy menilai pengawasan penerima bantuan menjadi lebih kuat karena data diverifikasi langsung melalui instansi resmi. Penerapan e-government sektor perlindungan sosial dilakukan untuk memastikan seluruh data penerima bersumber dari administrasi sah.

“Perlinsos Digital memastikan ground truth datanya bersumber dari instansi yang benar. Bukan sekadar pengakuan masyarakat secara langsung,” ucap Andy.

Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat dialihkan karena mengalami perubahan status sosial seperti naik desil atau meninggal dunia. Pengalihan juga dilakukan bagi warga yang telah graduasi atau tidak ditemukan di lapangan.

“Silakan temukan ketidaktepatan sasaran dan sampaikan melalui berbagai kanal pemerintah. Kami akan segera melakukan pemutakhiran data,” kata Andy.

Bantuan sosial berfungsi sebagai bantalan ekonomi vital untuk menjaga daya beli warga dari kemiskinan. Masyarakat diajak berpartisipasi aktif melaporkan ketidaktepatan sasaran agar data bantuan sosial semakin akurat. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (3)

Ali Yulu
Ali Yulu
23 Aug 2026, 15:58 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Ali Yulu
Ali Yulu
23 Aug 2026, 15:58 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Ali Yulu
Ali Yulu
23 Aug 2026, 15:59 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
Luar Negeri
AS Pertimbangkan Pangkas Ta...
Megapolitan
Mitigasi Bencana, BPBD Tang...
Luar Negeri
Mojtaba Khamenei Masih Mena...
Rona
Layanan Whatsapp Memudahkan...

Janice Melaju di Sektor Ganda dan Tunggal

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Janice Melaju di Sektor Gan...
Olahraga
Sabalenka Nikmati Pertarung...
Advertisement
Ubah Sampah Jadi Berkah, Mahasiswa UNEJ Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Desa Nol Sampah

Ubah Sampah Jadi Berkah, Mahasiswa UNEJ Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Desa Nol Sampah

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.