Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karhutla Jadi Ancaman Serius, Menteri LH Minta Warga Waspada dan Patuhi Pemda

📅 Selasa, 25 Agu 2026, 06:15 WIB | Oleh:
Karhutla Jadi Ancaman Serius, Menteri LH Minta Warga Waspada dan Patuhi Pemda Doc: Antara foto
Ket. Menteri Lingkungan Hidup (LH) Mohammad Jumhur Hidayat (tengah) menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak kabut asap dan meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (24/8).

BANJARBARU - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Mohammad Jumhur Hidayat meminta masyarakat mematuhi imbauan kepala daerah selama penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk mencegah gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.

“Bagi masyarakat harus mendengarkan apa arahan dari wali kota. Jadi kalau kata Wali Kota jangan keluar rumah dulu, ada edaran, misalkan sekolah boleh dari jarak jauh, ya kita lakukan saja begitu,” kata Jumhur saat mengunjungi warga yang terdampak karhutla di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin.

Menurut dia, kepatuhan terhadap arahan pemerintah daerah penting dilakukan masyarakat karena kondisi kabut asap akibat karhutla dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama apabila warga tetap beraktivitas di luar rumah ketika kualitas udara belum sepenuhnya membaik.

“Dari pada nanti terkena masalah, penyakit bertambah, ada infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), sesak napas, kita yang rugi,” ujarnya.

Dalam kunjungan kerja itu, Jumhur menilai kondisi cuaca di wilayah terdampak karhutla di Banjarbaru mulai membaik sehingga jarak pandang dan kondisi lingkungan berangsur lebih terang, namun masyarakat tetap diminta waspada seiring penanganan karhutla yang masih terus dilakukan oleh pemerintah bersama seluruh unsur terkait.

“Sejauh ini alhamdulillah sudah sedikit terang ya cuaca. Mudah-mudahan ini akan terang terus seiring penanganan karhutla. Mudah-mudahan juga Allah SWT menurunkan hujan,” tuturnya.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri LH membawa sejumlah staf yang menangani karhutla untuk membantu memperkuat penanganan di lapangan, termasuk melakukan koordinasi dengan pejabat dan unsur terkait agar upaya pengendalian kebakaran dapat berlangsung secara cepat dan terarah.

Selain terlibat dalam peninjauan dan penanggulangan karhutla di Banjarbaru, Menteri LH juga menyalurkan bantuan sosial kepada sejumlah warga yang terdampak kebakaran di beberapa titik wilayah terdampak sebagai bentuk dukungan pemerintah kepada masyarakat selama menghadapi kondisi tersebut.

Menteri LH juga menggencarkan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah untuk meminimalisasi dampak kabut asap selama karhutla, khususnya mengingatkan warga agar mengikuti arahan pemerintah daerah sebagai upaya menjaga keselamatan dan kesehatan hingga kondisi kembali normal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.