Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masyarakat Tumpah ke Badui untuk Berburu Durian

4 Kamis, 11 Des 2025, 08:57 WIB | Oleh:
Masyarakat Tumpah ke Badui untuk Berburu Durian Masyarakat Tumpah ke Badui untuk Berburu Durian Doc: ist
Ket. musim panen durian

LEBAK – Para penggemar durian, saat ini waktunya untuk berburu ke Badui, Lebak. Kawasan adat Suku Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten dipadati pengunjung dari sejumlah wilayah di Banten, Jawa Barat maupun Jakarta dan salah satu tujuannya adalah berburu buah durian.

"Kami bersama teman-teman kantor ke Badui untuk menikmati buah durian," kata Agung (45) warga Jakarta saat ditemui di permukiman Badui di Lebak, Rabu.

Perjalanan dari Jakarta menuju permukiman masyarakat Badui tepatnya di sekitar Terminal Ciboleger ditempuh hingga empat jam dari Jakarta menggunakan kendaraan pribadi. Buah durian pun sudah menunggu di lokasi tersebut.

"Buah durian Badui rasanya manis. Dagingnya juga tebal. Untuk harganya Rp60 ribu per buah," kata Agung menambahkan.

Begitu juga pengunjung Badui lainnya, Selamat (40). Warga Bogor itu mengatakan dirinya bersama rombongan kerja ke kampung permukiman adat untuk menikmati panorama alam pegunungan, sekaligus berburu buah durian.

"Kami pertama kali berkunjung ke Badui. Ternyata menyenangkan. Bisa melihat jembatan gajeboh yang terbuat dari bambu dan diikat tambang dan bisa dilintasi puluhan orang," katanya menjelaskan.

Seorang pedagang durian di permukiman Badui, Jamal mengaku bersyukur panen durian dalam satu bulan terakhir dapat membawa berkah, karena pendapatan ekonomi relatif tinggi.

Bahkan, dirinya hari ini sudah menjual buah durian sebanyak 200 buah dengan harga Rp 60 ribu per buah.

Sementara itu seorang petugas masyarakat adat, Sarman (50) mengatakan pengunjung saba budaya Badui harian diperkirakan di atas 1.000 orang dan kebanyakan mereka rombongan pelajar, pekerja dan pasangan muda mudi.

"Kami optimis pengunjung saba budaya bisa terus meningkat hingga perayaan Tahun Baru 2026," katanya.

Sedikit

Musim durian di kawasan adat Baduy, di pedalaman Gunung Kendeng, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, tahun ini tidak semeriah biasanya. 

Pedagang setempat mengungkapkan, jumlah durian yang matang jauh lebih sedikit dibanding musim sebelumnya, sehingga stok terbatas bagi warga dan wisatawan.

Salah satu pedagang durian Baduy, Ayah Edi, menyampaikan durian dari wilayah adat Baduy sejak dulu bukan varietas komersial seperti yang dihasilkan perkebunan besar. 

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

lauskopi teamviwer
lauskopi teamviwer
15 Dec 2025, 23:16 WIB.

https://youtu.be/pN1uE3Evb6g?si=mvGCgoTpm4RE2Rqc

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Olahraga
Indonesia Tak Bisa Pertahan...

Tahun Depan Seluruh OPD Bogor Sudah Digitalisasi

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tahun Depan Seluruh OPD Bog...
Olahraga
Djokovic Mulai Pulih dari M...
Olahraga
West Ham Pecat Nuno Espirit...
Luar Negeri
Korea Utara Murka Menolak T...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.