Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hypernet Technologies Hadirkan TokenKu.ai, Satu Portal untuk Kelola 120 Model AI

📅 Rabu, 16 Sep 2026, 18:20 WIB | Oleh:
Hypernet Technologies Hadirkan TokenKu.ai, Satu Portal untuk Kelola 120 Model AI Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi tokenisasi AI. Hypernet Technologies meluncurkan TokenKu.ai, platform pengelolaan AI dengan akses lebih dari 120 model, pemantauan token, dan penagihan dalam rupiah.

JAKARTA — Hypernet Technologies, penyedia layanan Managed Service Provider (MSP) yang merupakan bagian dari XLSmart, meluncurkan TokenKu.ai, platform managed AI marketplace yang dirancang untuk membantu perusahaan mengelola penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) secara lebih terintegrasi.

Platform tersebut mengusung konsep “Satu Gateway untuk Semua Model AI” dengan menyediakan akses ke lebih dari 120 model AI global melalui satu portal. TokenKu.ai juga menawarkan sistem kendali terpusat, penagihan dalam mata uang rupiah, serta faktur pajak resmi bagi pelanggan korporasi.

Peluncuran TokenKu.ai dilakukan di Jakarta pada Rabu (16/9/2026), di tengah meningkatnya pemanfaatan teknologi AI oleh pelaku usaha untuk mendukung produktivitas dan efisiensi operasional. Hypernet Technologies mengacu pada sejumlah hasil riset yang menunjukkan potensi AI dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja dan kinerja perusahaan.

Laporan Global Workforce Hopes and Fears Survey 2025 yang diterbitkan PwC menunjukkan bahwa 96 persen pekerja di Indonesia yang menggunakan AI generatif setiap hari merasa lebih produktif. Sementara itu, studi Unlocking Indonesia's AI Potential 2026 yang dilakukan Strand Partners untuk Amazon Web Services (AWS) menyebutkan bahwa 75 persen perusahaan di Indonesia yang telah mengadopsi AI mengalami peningkatan produktivitas yang terukur. Angka tersebut mencapai 84 persen pada perusahaan yang menerapkan teknologi agentic AI.

Di sisi lain, peningkatan penggunaan AI juga memunculkan fenomena Bring Your Own AI (BYOAI), yaitu kebiasaan karyawan menggunakan berbagai perangkat atau layanan AI secara mandiri tanpa selalu mengacu pada strategi dan tata kelola resmi perusahaan.

Penggunaan AI tanpa pengawasan terpusat berpotensi menimbulkan sejumlah tantangan bagi organisasi. Salah satunya adalah meningkatnya biaya operasional akibat konsumsi token yang tidak terpantau. Selain itu, tim keuangan dapat menghadapi kesulitan dalam mengelola serta merekonsiliasi tagihan dari berbagai penyedia layanan AI internasional yang menggunakan kartu kredit dan mata uang asing.

Menyatukan Akses dan Pengawasan Model AI

CEO Hypernet Technologies, Sudianto Oei, mengatakan bahwa banyak perusahaan masih menghadapi kendala dalam membangun kerangka kerja AI yang sesuai dengan kebutuhan operasional dan bisnis.

“Banyak perusahaan masih kesulitan dalam merancang kerangka kerja AI. Maka dari itu, TokenKu.ai siap membantu organisasi mengatasi kompleksitas tersebut melalui filosofi ‘Satu Gateway untuk Semua Model AI’,” ujar Sudianto melalui keterangannya pada Rabu (16/9).

Menurut dia, platform tersebut dirancang agar manajemen dapat mengendalikan akses, tata kelola, dan biaya penggunaan AI secara lebih terpusat.

“Dengan TokenKu.ai, manajemen bisa memiliki kontrol penuh atas akses, tata kelola, dan biaya operasional agar lebih tenang dalam mengadopsi AI. Tim internal pun tidak perlu mengurusi administrasi secara mandiri, sehingga setiap personel bisa lebih fokus memaksimalkan potensi AI untuk mendorong pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan,” katanya.

Melalui satu portal, TokenKu.ai memungkinkan organisasi mengakses beragam alat bantu AI dari berbagai penyedia. Sistem ini juga menyediakan visibilitas secara real-time terhadap konsumsi token berdasarkan individu, divisi, maupun model AI yang digunakan.

Fitur tersebut dapat dimanfaatkan manajemen untuk memantau pola penggunaan AI dan mengidentifikasi konsumsi yang berpotensi menimbulkan pembengkakan biaya. Selain pemantauan, organisasi dapat mengatur alokasi virtual API key serta menetapkan batas belanja bulanan (budget cap). Pengaturan ini ditujukan untuk membantu perusahaan mengendalikan pengeluaran dan mengurangi risiko penggunaan layanan AI di luar kebijakan internal.

Penagihan dalam Rupiah dan Faktur Pajak Resmi

TokenKu.ai juga menawarkan mekanisme pembayaran yang terintegrasi dengan mengonsolidasikan penggunaan berbagai layanan AI ke dalam satu tagihan. Melalui sistem tersebut, perusahaan dapat menerima satu invoice resmi yang dilengkapi faktur pajak dan menggunakan mata uang rupiah. Skema ini diharapkan dapat menyederhanakan proses administrasi keuangan sekaligus memudahkan rekonsiliasi biaya penggunaan AI.

Perusahaan juga menyediakan pilihan pembayaran berupa pengisian saldo dompet digital (top up wallet) maupun paket bundling dengan layanan managed service dari Hypernet Technologies. Dari sisi akses layanan, TokenKu.ai menyediakan lebih dari 120 model AI dari sejumlah perusahaan teknologi global, termasuk OpenAI, Anthropic, Google, dan Meta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Uni Eropa Buka Peluang Kana...

PBB Kecam Serangan Houthi yang Menyasar Arab Saudi

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB Kecam Serangan Houthi y...
Luar Negeri
Survei PBB Ungkapkan Risiko...
Advertisement
Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.