Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Infrastruktur Investasi Akan Menjadi Prioritas atas Tambahan Anggaran

📅 Rabu, 16 Sep 2026, 13:02 WIB | Oleh:
Infrastruktur Investasi Akan Menjadi Prioritas atas Tambahan Anggaran Doc: ist
Ket. perlu tambahan anggaran

JAKARTA – Bila aga tambahan anggaran di atas pagu untuk BKPM sampai Rp349 triliun akan difokuskan untuk memperkuat sistem layanan investasi, meningkatkan daya saing dalam menarik investasi, serta mempercepat pertumbuhan investasi nasional.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani menyampaikan tambahan anggaran sebesar Rp349,7 miliar di atas pagu indikatif untuk tahun anggaran 2027 dialokasikan pada tiga prioritas utama tersebut. Dia menyatakan ini dalam rapat kerja dengan Komisi XII DPR, di Jakarta, Rabu.

Ia merinci, prioritas pertama berupa pengembangan sistem Online Single Submission (OSS) versi 2.0 dengan alokasi Rp201,8 miliar yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas sistem OSS sebagai platform layanan investasi nasional. 

Prioritas kedua adalah penguatan daya saing dalam menarik investasi dengan anggaran Rp76,4 miliar dengan memperkuat Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) dan pelaksanaan promosi investasi yang terfokus setelah survei Subnational Business Ready.

Sementara itu, prioritas ketiga berupa percepatan pertumbuhan investasi nasional dengan anggaran Rp71,5 miliar. Rosan menyebut anggaran tersebut antara lain akan digunakan untuk pengawalan hilirisasi strategis, fasilitasi proyek prioritas presiden, serta pengawasan berbasis risiko.

Secara keseluruhan, berdasarkan hasil pembahasan Badan Anggaran DPR RI, alokasi anggaran Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM untuk tahun anggaran 2027 ditetapkan sebesar Rp974,84 miliar.

Alokasi tersebut terbagi dalam dua program, yakni program dukungan manajemen sebesar Rp505,3 miliar dan program penanaman modal dan hilirisasi sebesar Rp469,54 miliar.

Rosan menyampaikan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM menerima dan menyetujui penetapan alokasi tersebut serta berkomitmen mengelolanya secara akuntabel, tepat sasaran, dan berorientasi pada hasil.

Untuk 2027, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM ditargetkan mencapai realisasi investasi sebesar Rp2.322 triliun atau meningkat 13,8 persen dibandingkan target 2026 sebesar Rp2.041,3 triliun.

Target tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen pada 2029. Untuk mencapai target itu, kebutuhan investasi nasional diproyeksikan mencapai Rp13.032,8 triliun sepanjang 2025–2029, dengan rata-rata pertumbuhan investasi sekitar 15,67 persen per tahun.

Rosan menegaskan pelaksanaan anggaran tersebut pada akhirnya harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan nilai tambah di dalam negeri, dan pembangunan yang lebih merata hingga ke daerah.

"Bagi kami angka yang ditetapkan pada hari ini pada akhirnya harus kembali kepada rakyat dalam bentuk lapangan kerja, nilai tambah di dalam negeri, dan pembangunan yang lebih merata hingga ke daerah," ujar Rosan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.