Produk UMKM Tanah Pasundan Mendunia, Ada Tempe hingga Peralatan Dapur dari Kayu
📅 Selasa, 02 Sep 2025, 08:16 WIB | Oleh: SriyonoDari sisi ekspor, UMKM mencatatkan kontribusi 15,7 persen dari total ekspor, angka ini diperkirakan dapat tumbuh lebih tinggi apabila dipupuk dengan berbagai stimulus program dari pemerintah.
Kementerian Perdagangan fokus pada tiga strategi untuk menguatkan daya saing ekspor UMKM, seperti pengembangan produk ekspor, pengembangan pelaku usaha ekspor, dan pengembangan pasar ekspor.
Dalam membantu pengembangan produk ekspor, Kementerian Perdagangan melalui Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Dirjen PEN) menyediakan kegiatan sertifikasi produk dan pengembangan desain produk yang bisa diakses oleh pelaku UMKM.
Peningkatan kapabilitas pelaku UMKM juga dilakukan melalui berbagai pelatihan dan pendampingan yang bekerja sama dengan berbagai stakeholders.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun pengembangan pasar ekspor digalakkan dengan penyelenggaraan berbagai pameran seperti Trade Expo Indonesia, Jakarta Muslim Fashion Week, serta berbagai fasilitas seputar informasi ekspor melalui InaExport.
Tahun 2025, Kementerian Perdagangan mulai menjalankan program UMKM Bisa Ekspor yang hingga Juli 2025 telah diikuti oleh 773 UMKM dari berbagai daerah di Indonesia dan melibatkan Atase Perdagangan dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) di 33 negara. Pelaku UMKM bisa mengakses layanan tersebut melalui platform InaExport.“Transaksi ini (dari program UMKM Bisa Ekspor) sampai dengan Juli kemarin itu sudah lumayan banyak ya mencapai 90,04 juta dolar AS atau sekitar Rp1,4 triliun,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Fajarini Puntodewi.
Tidak hanya Kementerian Perdagangan, upaya penguatan sektor UMKM juga ditempuh oleh Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sebaiknya Anda baca juga:
Kementerian yang baru didirikan akhir tahun 2024 ini menggagas sebuah konsep holding UMKM yang menciptakan ekosistem kemitraan bisnis berbasis klaster dan menghubungkan UMKM dengan industri besar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!