Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Viral Komentari Pasien BPJS Kesehatan, Nakes Diminta Jaga Etika di Media Sosial

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 13:35 WIB | Oleh:
Viral Komentari Pasien BPJS Kesehatan, Nakes Diminta Jaga Etika di Media Sosial Doc: antara foto
Ket. Ilustrasi bermedia sosial

JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI Asep Rommy Romaya mengingatkan agar tenaga kesehatan (nakes) bisa menjaga etika dalam bermedia sosial menyusul viralnya komentar sejumlah tenaga kesehatan terhadap unggahan seorang pasien BPJS Kesehatan.

Asep Rommy Romaya dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengatakan tenaga kesehatan tetap memiliki tanggung jawab moral ketika menyampaikan pendapat di ruang digital.

"Kami mengingatkan meskipun di media sosial para nakes tetap abdi negara yang mempunyai tanggung jawab moral tinggi. Mereka harus berhati-hati saat memberikan komentar atau tanggapan atas isu atau peristiwa karena dampaknya bisa panjang," katanya.

Menurut Asep, profesi tenaga kesehatan bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga panggilan kemanusiaan sehingga sikap profesional harus tercermin, baik saat memberikan pelayanan maupun ketika menggunakan media sosial.

Ia menilai setiap unggahan atau komentar tenaga kesehatan di media sosial dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap profesi tersebut sehingga harus disampaikan secara bijaksana dan menghormati martabat pasien.

Asep juga mengingatkan setiap tenaga kesehatan telah mengucapkan sumpah atau janji profesi yang menempatkan keselamatan pasien, kemanusiaan, dan penghormatan terhadap martabat setiap orang sebagai prinsip utama.

Selain itu, pelayanan kesehatan harus diberikan tanpa diskriminasi, termasuk tanpa membedakan status kepesertaan BPJS Kesehatan, kelas perawatan, maupun kemampuan ekonomi pasien.

Ia meminta tenaga kesehatan yang terbukti melanggar etika profesi di media sosial diberikan pembinaan dan sanksi sesuai ketentuan agar menjadi pembelajaran bersama.

Kasus ini bermula ketika seorang pasien BPJS, Yurizal, menuliskan pengalamannya menunggu ruang perawatan di media sosial Threads.

Ia mengaku belum mendapatkan ruangan setelah delapan jam di rumah sakit.

Unggahan itu dibalas dengan komentar bernada negatif oleh sejumlah akun yang belakangan diketahui pemiliknya berprofesi sebagai nakes. Komentar-komentar itu lantas mendapat sorotan publik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Inggris Tolak Tekanan Uni E...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.