Ramadan Berkah: UMKM Dodol Betawi di Bekasi Banjir Orderan
📅 Jumat, 06 Mar 2026, 08:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
KABUPATEN BEKASI – Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) produksi dodol khas Betawi di Kampung Ceger, Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi kebanjiran orderan konsumen sejak awal Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah hingga harus meningkatkan kapasitas produksi.
Salah satu pelaku usaha dodol rumahan asal Kampung Ceger Wulan (39) mengungkapkan bahwa dapur produksinya nyaris tidak pernah sepi sejak awal Ramadan akibat jumlah pesanan yang meningkat tajam dibandingkan hari normal.
"Pesanan dodol Betawi untuk Ramadan melonjak hingga 10 kali lipat dibandingkan hari biasa. Produksi meningkat 100 persen," katanya di Cikarang, Kamis (05/3).
Dia mengaku mengoperasikan lima kuali besar dengan kapasitas masing-masing 90 kilogram adonan atau menghasilkan dodol seberat 450 kilogram dalam sehari selama Bulan Suci Ramadan.
"Kalau ditotal, bisa mencapai 12 ton produksi selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri nanti. Puncak penjualan biasanya terjadi pada 10 hari terakhir menjelang Lebaran," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dirinya memproduksi beragam varian rasa dodol sebagai penambah daya tarik konsumen. Selain dodol original, varian rasa cokelat hingga ketan hitam turut ditawarkan dengan harga bervariasai mulai Rp40.000 hingga Rp70.000 per kilogram.
"Kalau bicara omzet ya ada lah. Yang jelas pasti mengikuti, semakin tinggi produksi ya semakin banyak uang yang masuk," katanya.
Kondisi serupa dirasakan produsen rumahan UMKM dodol Betawi lain bernama Dobleh (62) yang mengaku mengalami peningkatan jumlah pesanan secara bertahap sejak awal Ramadan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Alhamdulillah, ada peningkatan sedikit demi sedikit. Yang jelas momentum Ramadan setiap tahunnya itu selalu mendatangkan keberkahan bagi kami," katanya.
Dia juga mengoperasikan lima kuali besar dengan kapasitas masing-masing 80 kilogram adonan. Produksi selama Ramadan jauh lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasa.
Dirinya bahkan harus menambah jumlah pekerja dari semula hanya empat orang menjadi 10-20 orang yang bertugas mengaduk adonan selama delapan jam penuh hingga matang secara bergantian.
Dodol buatan Dobleh terbilang sangat bervariasi mulai dari dodol merah, dodol hitam, wijen hingga dodol wajik. Satu lagi yakni dodol rasa durian yang disebut menjadi primadona para pembeli.
"Kalau harga jual stabil, relatif sama dengan tahun-tahun lalu, antara Rp45.000 sampai Rp50.000 per kilogram untuk kualitas super," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!