Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Telkom Tanam 20.000 Mangrove di Jepara dan Manggarai Barat, Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 13:55 WIB | Oleh:
Telkom Tanam 20.000 Mangrove di Jepara dan Manggarai Barat, Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan Doc: Telkom
Ket. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan praktik keberlanjutan melalui penanaman 20.000 bibit mangrove di dua kawasan pesisir, yakni Desa Kedungmalang, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, serta Desa Golo Sepang, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan praktik keberlanjutan melalui penanaman 20.000 bibit mangrove di dua kawasan pesisir, yakni Desa Kedungmalang, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, serta Desa Golo Sepang, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Konservasi Mangrove Internasional pada 26 Juli dan Hari Konservasi Alam Internasional pada 28 Juli.

Aksi penanaman mangrove melibatkan relawan dari Telkom, Telkom Regional III, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia), dan PT Telkom Akses. Program tersebut juga menggandeng masyarakat serta berbagai pemangku kepentingan sebagai bentuk kolaborasi dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir.

Program ini merupakan implementasi inisiatif keberlanjutan GoZero% – Sustainability Action by Telkom Indonesia, khususnya melalui pilar Save Our Planet yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan mitigasi perubahan iklim. Selain membantu mengurangi risiko abrasi, penanaman mangrove juga mendukung penyerapan emisi karbon sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Berbagai inisiatif hijau yang dijalankan TelkomGroup juga mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan melalui pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, serta penciptaan nilai jangka panjang. Langkah tersebut sejalan dengan upaya memperkuat praktik bisnis berkelanjutan, pengelolaan aset yang bertanggung jawab, dan penciptaan dampak positif bagi lingkungan maupun masyarakat.

"Di Telkom Regional III, kami memandang bahwa setiap aktivitas operasional harus memberikan nilai tambah bagi wilayah tempat kami hadir. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus menjalankan berbagai inisiatif keberlanjutan bersama masyarakat dan para pemangku kepentingan sebagai bagian dari tanggung jawab kami terhadap lingkungan," ujar EVP Telkom Regional III Rachmad Dwi Hartanto.

VP Sustainability Telkom Gunawan Wasisto Ciptaning Andri mengatakan keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan, tetapi juga lewat kontribusi nyata dalam menjaga alam dan memberdayakan masyarakat.

"Kami percaya bahwa keberlanjutan harus tumbuh bersama kemajuan teknologi. Karena itu, TelkomGroup tidak hanya membangun konektivitas digital, tetapi juga peduli terhadap kondisi alam, menjaga ekosistem dan memberdayakan masyarakat di sekitar wilayah operasional agar manfaat yang dihadirkan dapat dirasakan secara berkelanjutan," kata Gunawan.

Adapun pelaksanaan program dilakukan di dua lokasi dengan rincian sebagai berikut:

1. Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah

  • Menanam 10.000 bibit mangrove.
  • Kawasan dipilih karena terdampak abrasi sehingga membutuhkan rehabilitasi ekosistem pesisir.
  • Penanaman dilakukan bersama masyarakat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan untuk memperkuat ketahanan garis pantai sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pelestarian lingkungan.

2. Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur

  • Menanam 10.000 bibit mangrove.
  • Berlokasi di kawasan dengan nilai ekologis tinggi di sekitar infrastruktur digital TelkomGroup.
  • Program turut menghadirkan Rumah Edukasi Mangrove sebagai pusat pembelajaran, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat pesisir.
  • Kegiatan juga meliputi edukasi pengelolaan ekosistem pesisir untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menjaga kawasan mangrove secara berkelanjutan.

TelkomGroup menyatakan program tersebut memperkuat rekam jejak perusahaan dalam rehabilitasi mangrove di berbagai wilayah Indonesia. Sepanjang periode 2024 hingga 2026, TelkomGroup telah merealisasikan penanaman sebanyak 179.150 bibit mangrove sebagai bagian dari upaya menjaga keanekaragaman hayati, meningkatkan ketahanan kawasan pesisir, serta mendukung target pembangunan rendah karbon.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Olahraga
Thailand Berambisi Besar Ju...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.