Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kredit Macet Pindar Masih Tinggi, OJK Diminta Siapkan Langkah Mitigasi

5 Kamis, 06 Agu 2026, 13:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kredit Macet Pindar Masih Tinggi, OJK Diminta Siapkan Langkah Mitigasi Kredit Macet Pindar Masih Tinggi, OJK Diminta Siapkan Langkah Mitigasi Doc: ANTARA
Ket. Warga mencari sejumlah aplikasi pinjaman online (pinjol) melalui gawainya.

JAKARTA - Konsultan dan Perencana Keuangan Elvi Diana mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyiapkan langkah mitigasi terhadap meningkatnya risiko kredit macet atau 90 Days Past Due (TWP90) pada industri pinjaman daring (pindar).

Permintaan tersebut disampaikan menyusul data OJK yang menunjukkan bahwa secara agregat tingkat TWP90 industri pindar hingga Mei 2026 masih berada di atas ambang batas 4 persen. Menurut catatan OJK, terdapat 18 penyelenggara pinjaman daring yang memiliki tingkat TWP90 di atas 5 persen.

Elvi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, menyatakan kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa penguatan tata kelola dan manajemen risiko di industri pinjaman daring tidak boleh ditunda.

"Data tersebut menunjukkan perlunya langkah mitigasi yang lebih kuat dari OJK agar risiko kredit macet tidak semakin membesar dan berdampak terhadap stabilitas industri pembiayaan digital maupun perlindungan konsumen," ujar Elvi.

Ia menilai OJK perlu memastikan seluruh penyelenggara pinjaman daring menerapkan prinsip kehati-hatian (prudential principle) secara konsisten dalam setiap tahapan penyaluran pembiayaan.

Selain itu, Elvi menekankan pentingnya penguatan sistem manajemen risiko agar setiap penyelenggara mampu mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan potensi gagal bayar sejak awal.

"Penguatan manajemen risiko harus menjadi prioritas. Penyelenggara tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan penyaluran pinjaman, tetapi juga wajib menjaga kualitas portofolio pembiayaan," tegasnya.

Elvi juga mendorong peningkatan kualitas sistem credit scoring melalui pemanfaatan data yang lebih komprehensif dan akurat sehingga proses penilaian kelayakan calon peminjam menjadi lebih baik.

Menurutnya, sistem credit scoring yang berkualitas akan membantu menekan potensi gagal bayar sekaligus meningkatkan keberlanjutan industri pinjaman daring.

"Evaluasi terhadap model credit scoring perlu dilakukan secara berkala agar mampu mengikuti perubahan profil risiko masyarakat. Dengan demikian, penyaluran pembiayaan menjadi lebih sehat dan tingkat kredit bermasalah dapat ditekan," katanya.

Lebih lanjut, Elvi mengingatkan bahwa keberhasilan industri pinjaman daring tidak hanya diukur dari besarnya nilai penyaluran pinjaman, tetapi juga dari kemampuan menjaga kualitas aset dan kepercayaan masyarakat.

Ia berharap OJK terus memperkuat fungsi pengawasan terhadap penyelenggara yang memiliki tingkat TWP90 tinggi, sekaligus mendorong perbaikan tata kelola agar industri pinjaman daring tetap tumbuh secara sehat, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa mengorbankan aspek perlindungan konsumen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
Daerah
Pengajuan Dua Naskah Kuno k...

Kapolri silaturahmi dengan KWI

1 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Kapolri silaturahmi dengan KWI
Daerah
Percepatan peninggian jalan...
Daerah
Aktivitas Kegempaan Gunung ...
Advertisement
Bek Timnas Indonesia Sabet "Man of the Match" Liga Champions Usai Lille Tahan Imbang Bodo/Glimt

Bek Timnas Indonesia Sabet "Man of the Match" Liga Champions Usai Lille Tahan Imbang Bodo/Glimt

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.