Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasus Mutilasi Gemparkan Warga Depok, Polisi Dalami Dugaan Ada Hubungan Sesama Jenis

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 13:18 WIB | Oleh:
Kasus Mutilasi Gemparkan Warga Depok, Polisi Dalami Dugaan Ada Hubungan Sesama Jenis Doc: antara foto
Ket. Kasus mutilasi dikawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok.

JAKARTA – Kota Depok, Jawa Barat gempar dengan ditemukannya korban mutilasi. Polda Metro Jaya kini tengah mendalami dugaan adanya hubungan sesama jenis antara tersangka SA alias Saepullah dengan korban dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap pria bernama Kunaefi (51) di Kota Depok.

Kanit 1 Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kompol Dimitri Mahendra Kartika mengatakan pendalaman itu dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi serta analisis terhadap telepon seluler milik tersangka.

"Update hasil pemeriksaan dengan saksi-saksi dan pengecekan HP (telepon genggam) milik tersangka, bahwa tersangka tergabung dalam grup (komunitas gay)," kata Dimitri saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (6/8).

Meski menemukan fakta tersebut, penyidik belum menyimpulkan dugaan hubungan sesama jenis menjadi motif pembunuhan tersebut.

Polisi justru menyatakan pembunuhan itu telah direncanakan untuk menguasai harta benda milik korban.

"Terjadi perencanaannya karena pelaku ingin melakukan pencurian motor dan barang-barang milik korban serta untuk menguasai barang milik korban, dan adanya niat untuk membunuh korban," ujar Dimitri.

Dia menyebutkan penyidik juga telah menetapkan SA sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

"Sudah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana dan atau pembunuhan Pasal 459 dan atau 458 KUHP," terang Dimitri.

Selain melengkapi alat bukti, penyidik masih melakukan pencarian terhadap pisau yang diduga digunakan oleh pelaku untuk membunuh korban serta potongan kedua kaki korban yang hingga kini belum ditemukan.

"Dalam pencarian," kata Dimitri terkait perkembangan pencarian barang bukti.

Sebelumnya, Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap kasus penemuan jasad termutilasi di dalam karung di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok.

Korban diketahui berkenalan dengan pelaku melalui media sosial sebelum bertemu di sebuah kontrakan di Cipayung pada 23 Juli 2026.

Menurut penyidik, pertemuan tersebut berujung pada pembunuhan.

Pelaku diduga menusuk perut dan menggorok leher korban dengan menggunakan pisau, kemudian memutilasi jasadnya untuk menghilangkan jejak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.