Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pramono Anung Perkuat Pendidikan Jakarta, KJP Plus Rp1,62 Triliun Cair untuk 707 Ribu Siswa

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 14:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pramono Anung Perkuat Pendidikan Jakarta, KJP Plus Rp1,62 Triliun Cair untuk 707 Ribu Siswa Doc: Antara
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri kegiatan Workshop Nasional Creativity Day for Teachers 2026 di Gedung Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (6/8).

Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat pendidikan sejak usia dini sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul menuju Jakarta sebagai kota global.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan komitmen tersebut diwujudkan melalui implementasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2025 yang mengedepankan layanan pendidikan berkualitas, inklusif, dan merata.

"Pemprov DKI Jakarta terus memperkuat pendidikan sejak usia dini. Melalui Perda Nomor 5 Tahun 2025, kami berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan merata sebagai fondasi menuju Jakarta sebagai kota global," kata Pramono dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (6/8).

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Workshop Nasional Creativity Day for Teachers 2026 di Gedung Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Setiabudi, Jakarta Selatan. Kegiatan itu diikuti 500 guru PAUD dan TK dari lima wilayah Jakarta.

Dalam sambutannya, Pramono menegaskan guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, kreativitas, serta semangat belajar anak sejak usia dini. Karena itu, peningkatan kompetensi guru harus terus dilakukan agar proses pembelajaran semakin inovatif, menyenangkan, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Menurut dia, pesatnya perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial (AI), menuntut guru untuk terus belajar dan beradaptasi. Guru tidak hanya dituntut menguasai materi pelajaran, tetapi juga memahami karakter, potensi, dan gaya belajar setiap anak.

"Tantangan pendidikan terus berubah seiring perkembangan teknologi dan kecerdasan artifisial. Karena itu, guru perlu terus meningkatkan kompetensi agar mampu menyesuaikan metode belajar dengan karakter dan gaya belajar setiap anak," ujar Pramono.

Selain meningkatkan kualitas tenaga pendidik, Pemprov DKI Jakarta juga terus memperluas akses pendidikan melalui berbagai program bantuan pendidikan.

Pada 2026, Pemprov DKI menyalurkan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap I kepada 707.477 peserta didik dengan total anggaran Rp1,62 triliun. Selain itu, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) diberikan kepada 15.825 mahasiswa dengan nilai anggaran Rp142,4 miliar.

Pemerintah Provinsi DKI juga menjalankan Program Pemutihan Ijazah Tahap I yang telah menjangkau 2.026 peserta didik dengan anggaran Rp3,95 miliar.

Di sisi lain, Pemprov DKI mulai mengimplementasikan Program Sekolah Swasta Gratis di 103 sekolah yang mencakup jenjang SD, SMP, SMA, SMK, hingga SLB. Program tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas akses pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan terjangkau bagi seluruh warga Jakarta.

"Komitmen kami adalah memastikan setiap anak Jakarta memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan yang bermutu," kata Pramono.

Ia menegaskan pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu membawa Jakarta menjadi kota global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.