Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Produk UMKM Tanah Pasundan Mendunia, Ada Tempe hingga Peralatan Dapur dari Kayu

📅 Selasa, 02 Sep 2025, 08:16 WIB | Oleh:

Banyak usaha lesu, bahkan mati. Namun semangat Handry dan Vivi untuk bangkit terus berkobar layaknya obor perjuangan yang terus menyala.

Berbagai pintu mereka ketuk dengan proaktif, termasuk mencari pembeli baik melalui e-mail dan media sosial.

Beruntungnya, sebelum pandemi merebak, Kahla sempat mengikuti Trade Expo Indonesia (TEI) 2019 yang digagas oleh Kementerian Perdagangan.

Di pameran internasional tersebut, keripik tempe Kahla diperkenalkan ke berbagai calon pembeli dari berbagai negara.

“Di situ tuh mindset kami tambah jadi makin naik lagi dan yakin lagi bahwa produk kami memang benar-benar disukai oleh buyer dari luar negeri,” ujar Vivi.

Usai Trade Expo Indonesia (TEI) 2019, keripik tempe Kahla juga mejeng di TEI 2023.

Menurut Vivi, mengikuti berbagai pameran dan program yang disediakan oleh pemerintah pusat dan daerah amat bermanfaat dalam mengembangkan UMKM miliknya.

Kini keripik tempe Kahla sudah diekspor ke 16 negara di berbagai benua, seperti Malaysia, Singapura, China, Arab Saudi, Australia, hingga Swiss.

Pada Februari 2025, sebanyak satu kontainer penuh atau setara 28.728 pax keripik tempe dikirim ke Arab Saudi untuk dipasarkan di pasar modern di sana.

Saat musim ekspor, CV Kahla Global Persada dapat meraup omzet hampir Rp300 juta untuk pengiriman satu kontainer penuh. Namun saat tidak ekspor, usaha rumahan yang kini mempekerjakan 15 karyawan ini bisa memperoleh omzet sekitar Rp40 juta.

Olahan Kayu

Masih di tanah Pasundan, berdiri sebuah usaha keluarga yang telah berjalan 33 tahun di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jabar.

Sebanyak 90 karyawan dipekerjakan di lahan seluas 6.000 meter persegi dengan kemampuan produksi hingga 60.000 jenis peralatan dapur yang terbuat dari kayu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Olahraga
10 Petenis Top Dunia Menuju...
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.