Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dongkrak PAD dan Kemandirian Fiskal, Pemkot Samarinda Luncurkan Produk Air Minum Dalam Kemasan

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 13:10 WIB | Oleh:
Dongkrak PAD dan Kemandirian Fiskal, Pemkot Samarinda Luncurkan Produk Air Minum Dalam Kemasan Doc: antara foto
Ket. Pemkot Samarinda luncurkan produk air minum dalam kemasan, Samaqua.

SAMARINDA - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda meluncurkan produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) lokal yang diproduksi untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memperkuat kemandirian fiskal Kota Samarinda.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, di Samarinda Kamis (6/8), menegaskan bahwa kehadiran produk besutan Perumda Tirta Kencana ini menjadi jawaban atas gagasan strategis untuk mengoptimalkan potensi daerah.

Selama ini, berbagai kegiatan pemerintahan masih bergantung pada produk air minum dari luar daerah. Padahal, Samarinda memiliki sumber air berkualitas, SDM kompeten, dan Perumda Tirta Kencana yang berpengalaman puluhan tahun.

"SAMAQUA bukan sekadar merek air minum, melainkan simbol kemampuan Samarinda mengolah potensi lokal menjadi produk berkualitas tinggi, aman, dan menyehatkan," ujar Andi Harun dalam peluncuran di halaman pabrik air kemasan itu di Palaran.

Ia mengatakan produk mineral lokal ini juga menjadi strategi jangka panjang pemkot untuk mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat serta sektor sumber daya alam yang rentan terhadap fluktuasi ekonomi dan perubahan regulasi.

Pemkot Samarinda kini fokus menggeser transformasi penerimaan daerah dari sektor Sumber Daya Alam (SDA)?menuju perdagangan dan jasa.

Menurut Andi Harun, kesehatan fiskal daerah dijaga melalui dua strategi utama yakni efisiensi belanja secara maksimal dan pembangunan sumber pendapatan baru yang berkelanjutan.

" Setiap botol air yang dibeli masyarakat dinilai berkontribusi langsung pada pembangunan kota lewat dividen BUMD yang masuk ke PAD," jelas Andi Harin.

Kendati demikian, ia mengingatkan agar orientasi keuntungan tidak mengorbankan kualitas.

"Pemerintah wajib mendukung penuh fase awal usaha ini agar produksi, pemasaran, dan penerimaan masyarakat kuat. Setelah bisnisnya matang, barulah kontribusi dividennya dioptimalkan," imbuhnya.

Dari segi mutu, produk air kemasan lokal itu unggul dalam hasil uji laboratorium, khususnya pada indikator Derajat Keasaman (pH) dan Daya Hantar Listrik (DHL).

Perumda Tirta Kencana juga berinovasi dengan menghadirkan kemasan botol mini 220 ml untuk menggantikan kemasan gelas plastik konvensional.

Kemasan ini dinilai lebih praktis dan meminimalkan risiko kerusakan saat distribusi. Selain itu, tersedia varian botol 330 ml dan galon 19 liter yang diproduksi di kawasan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cendana.

Andi Harun menjamin lini bisnis baru ini tidak akan mengganggu pelayanan air bersih ke pelanggan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival
Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC Whoosh, Target Rampung September 2026

Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC Whoosh, Target Rampung September 2026

06 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.