DPD Menilai Kinerja Satgas BLBI Sangat Lamban
📅 Selasa, 26 Apr 2022, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi"Yang diumumkan harusnya dana yang telah disetor ke kas negara. Kalau berupa tanah, harusnya dinyatakan berapa luasnnya. Sebaiknya Kemenkeu perjelas atau bikin web tanahnya di mana, Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sekian dan nilai pasar sekian. Jadi kita bisa sama-sama lihat," pungkas Hardjuno.
Sebagaimana diketahui, Satgas BLBI melaporkan jumlah aset dan dana tunai yang mereka sita, valuasinya untuk saat ini diperkirakan senilai 19,16 triliun rupiah, sedangkan target nilai aset eks BLBI diperkirakan sebesar 110,45 triliun rupiah.
Manajer Riset Seknas Fitra, Badiul Hadi, mengatakan sangat wajar kalau dipandang banyak pihak kinerjanya lamban karena hasil pencapaian yang kurang memuaskan.
"Satgas BLBI harus mengubah strategi penagihan, misalnya dengan menentukan prioritas penagihan," kata Badiul.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, Satgas perlu memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak untuk percepatan penagihan dan konsolidasi kerja tim.
"Satgas harus menjawab ekspektasi/ harapan masyarakat. Apalagi Satgas ini representasi negara, kegagalan Satgas berarti kegagalan negara," tegas Badiul.
Sebelumnya, Anggota Satgas BLBI DPD RI, Abdul Hakim, mengatakan bank-bank penerima obligasi rekap tidak hanya merugikan keuangan negara karena memperoleh pembayaran bunga, namun juga sebagai jantung perekonomian, bank-bank keliru dalam mengalirkan likuiditas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kredit bank penerima lebih banyak menyasar sektor-sektor nonproduktif, terutama ke debitur-debitur konglomerat yang merupakan kroni dari kekuasaan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!