Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Gajah Sumatera Diego Mati di PLG Minas Riau, Sempat Dirawat Intensif.

1 Kamis, 17 Sep 2026, 17:52 WIB | Oleh:
Gajah Sumatera Diego Mati di PLG Minas Riau, Sempat Dirawat Intensif. Gajah Sumatera Diego Mati di PLG Minas Riau, Sempat Dirawat Intensif. Doc: Antara Foto
Ket. Kondisi Gajah Diego yang ditemukan mati di PLG Minas akibat gangguan saluran pencernaan.

Seekor Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) jinak bernama Diego berusia 17 tahun mati di Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, akibat gangguan saluran pencernaan pada Rabu (16/9) siang setelah dirawat intensif selama beberapa hari.

Pelaksana Harian Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Ujang Holisudin menjelaskan gejala sakit mulai terlihat pada 10 September 2026. Diego mengalami penurunan kondisi kesehatan dengan kotoran mencret dan nafsu makan berkurang.

"Tim medis BBKSDA Riau segera melakukan pemeriksaan dan dalam diagnosa awal gajah mengalami cacingan karena ditemukan beberapa cacing dalam kotoran yang dikeluarkan," katanya di Pekanbaru, Kamis.

Selanjutnya tim melakukan pemberian obat antibiotik, antiradang antiinflamasi, dan pemberian obat cacing. Setelah beberapa hari pengobatan secara intensif Diego mulai meningkat nafsu makan dan kotoran sudah berbentuk serta pengobatan terus dilakukan sampai kondisi gajah itu terus membaik.

Selanjutnya dilakukan pemeriksaan feses di Laboratorium PPS Yayasan Arsari Djodjohadikusumo di Pekanbaru dan dinyatakan negatif dari cacing. Namun pada Selasa (15/9) Diego dilaporkan kembali oleh mahout-nya dalam kondisi sakit.

"Gejala klinis tidak mau makan sama sekali, diare dengan frekuensi sering dengan bentuk hanya cairan yang keluar, dan kondisi fisik sangat lemah. Aktivitas minum sangat minim, dimana minum pagi hari lima tegukan, siang hari ketika mau diberi obat tiga tegukan, sore ketika dimandikan satu tegukan," ungkapnya.

Tim medis BBKSDA Riau kemudian segera melakukan pengobatan dengan pemberian cairan infus, obat-obatan supportif (vitamin) dan antiradang serta antiinflamasi. Kemudian dilakukan pengambilan sampel berupa feses untuk dilakukan pemeriksaan parasit.

Setelah itu pada Rabu (16/9) kembali dilakukan pengobatan lanjutan pengambilan sampel darah dan pemberian cairan infus serta obat-obatan lain. Malangnya kondisi gajah Diego tiba tiba terduduk dan tumbang, tidak lama berselang tanda-tanda vital hilang dan dinyatakan dalam kondisi mati pada pukul 12.00 WIB.

"Berdasarkan hasil bedah bangkai (nekropsi) penyebab kematian diduga akibat infeksi saluran pencernaan yang bersifat kronis. Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan, Individu Gajah Diego dikubur sesuai prosedur yang berlaku," sebutnya.

Gajah Diego merupakan gajah jinak jantan berusia sekitar 17 tahun yang lahir pada tanggal 3 September 2009 dan dibesarkan di PLG Minas dari induk betina Vera dan induk jantan Reno. Diego merupakan salah satu gajah binaan yang berperan dalam menyambut para pengunjung di PLG Minas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.