Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Makan Tomat Bisa Cegah Kanker Prostat? Ini Fakta Medis di Balik Likopen

📅 Kamis, 17 Sep 2026, 17:51 WIB | Oleh:
Makan Tomat Bisa Cegah Kanker Prostat? Ini Fakta Medis di Balik Likopen Doc: Foto: wirestock on Freepik
Ket. Ilustrasi tanaman tomat.

JAKARTA - Dokter Spesialis Urologi Subspesialis Onkologi dr. Andar R. Siregar, Sp. U, Subsp. Onk. (K), MARS menjelaskan manfaat dari pigmen alami bernama likopen yang terkandung dalam tomat untuk mencegah kanker prostat.

"Yang bisa dilakukan sebagai salah satu bentuk pencegahan kanker prostat melalui dietary (diet) ya, seperti memakan tomat yang sudah direbus karena mengandung banyak likopen dan ini sudah terbukti secara ilmiah," kata Andar dalam sesi temu media di Jakarta, Kamis (17/9).

Andar yang merupakan lulusan dari Universitas Indonesia itu menyampaikan bahwa tomat merupakan salah satu bahan yang telah teruji memiliki kadar likopen tinggi setelah direbus. Meski tak menyebutkan jumlah pastinya, dia menilai kadarnya akan lebih tinggi dibanding dalam tomat yang belum dimasak.

Likopen itu nantinya bermanfaat untuk menurunkan angka Prostate-Specific Antigen (PSA), yakni jumlah protein dalam darah yang dihasilkan oleh kelenjar prostat.

Dia menyebut bila hasil pemeriksaan PSA mendapati nilai lebih dari 4,0 ng/mL, dapat dicurigai pasien berisiko terkena kanker prostat.

"Dulu publikasinya ada di Italia, di satu kampung, kok rendah banget (angka kasus) kanker prostatnya, ternyata makanan mereka makan tomat yang diproses, direbus dulu, makan spageti, pizza, ternyata karena di Italia, likopen itu dinilai baik untuk menurunkan PSA," ucapnya.

Ia juga menyebut likopen menjadi sumber antioksidan yang baik bagi prostat dan tidak mengentalkan darah.

Selain tomat, Andar menyebut mengonsumsi sayuran yang kaya serat dan kacang kedelai juga dapat membantu menjaga kesehatan prostat.

"Makan daging merah itu juga boleh, tapi secukupnya saja, tidak boleh berlebihan," kata dokter yang kini praktik di Rumah Sakit Pondok Indah-Pondok Indah itu.

Mengutip siaran Health pada Rabu (9/9), mengonsumsi tomat dapat menurunkan risiko kanker prostat.

Beta-karoten dan likopen yang menjadi sumber antioksidan dalam tomat, dapat membantu melawan kanker. Antioksidan melindungi sel dari kerusakan yang dapat menyebabkan kanker.

Disebutkan pula bahwa antioksidan juga dapat membantu membunuh sel kanker.

Penyebab kanker prostat

Di kesempatan yang sama, Dokter Spesialis Urologi Subspesialis Onkologi dr. Andar R. Siregar, Sp. U, Subsp. Onk. (K), MARS membeberkan penyebab kanker prostat mudah ditemukan pada pria yang telah berusia 50 tahun ke atas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

17 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.