Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Hari Ini Kembali Melemah, FFR Naik Jadi Beban Baru

📅 Kamis, 17 Sep 2026, 17:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rupiah Hari Ini Kembali Melemah, FFR Naik Jadi Beban Baru Doc: ANTARA FOTO/ Akbar Nugroho Gumay.
Ket. Ilustrasi - Petugas menghitung mata uang Rupiah dan Dolar AS di Ayu Masagung Money Changer, Jakarta.

JAKARTA – Pelemahan rupiah terhadap dolar AS terjadi setelah keputusan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed menaikkan Federal Funds Rate (FFR) mencerminkan kembali menguatnya daya tarik aset berdenominasi dolar AS.

Kenaikan suku bunga AS berpotensi memperlebar selisih imbal hasil atau yield dengan aset domestik, mendorong aliran modal keluar, sekaligus meningkatkan permintaan dolar AS.

Dalam kondisi tersebut, ruang kebijakan Bank Indonesia (BI) menjadi semakin kompleks karena perlu menjaga stabilitas rupiah tanpa mengorbankan momentum pemulihan ekonomi.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis (17/9), bergerak melemah 57 poin atau 0,32 persen menjadi Rp17.753 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.696 per dolar AS.

Analis mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi menilai pelemahan rupiah dipengaruhi keputusan Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuan Federal Funds Rate (FFR).

“Federal Open Market Committee (FOMC) memutuskan secara bulat untuk menaikkan suku bunga acuan federal funds rate ke kisaran 3,75 persen hingga 4,0 persen pada hari Rabu (16/9). Ini merupakan kenaikan suku bunga pertama bank sentral AS sejak Juli 2023,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (17/9).

Dalam konferensi pers, Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan kekhawatirannya mengenai inflasi, dengan menyatakan bahwa terlalu banyak kategori produk dan layanan yang menunjukkan kenaikan harga tahunan di atas 3 persen dalam periode 6 dan 12 bulan.

Karena itu, Warsh mengisyaratkan kenaikan lebih lanjut pada suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.

“Namun, Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu (16/9) menuntut bank sentral AS memangkas suku bunga menjadi 1 persen atau lebih rendah, beberapa jam setelah The Fed mengumumkan kenaikan suku bunga pertamanya sejak 2023. (Ini menunjukkan) gesekan yang terus berlanjut antara Gedung Putih dan The Fed yang independen,” ucap Ibrahim.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah ke level Rp17.753 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.712 per dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Luar Negeri
Trump Berang dan Minta The ...
Advertisement
Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

17 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.