Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI Diminta Setop Jual Bahan Mentah, Kekayaan Tropis Harus Jadi Produk Bernilai Tinggi

📅 Kamis, 17 Sep 2026, 15:18 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Untuk mewujudkan visi Indonesia 2045, Prof. Bungaran menawarkan lima agenda:

1. Peta jalan huluisasi-hilirisasi per komoditas dan per wilayah.

2. Konsorsium inovasi yang berorientasi penyelesaian masalah, riset harus jadi produk nyata, bukan hanya publikasi.

3. Perkuat petani dan pelaku kecil

 sebagai bagian utama rantai nilai, bukan sekadar pemasok bahan baku murah.

4. Bangun koridor agroindustri dan logistik agro-maritim untuk melahirkan pusat pertumbuhan berbasis keunggulan lokal.

5. Tata kelola nasional yang mampu belajar, dari planning nation menjadi learning and transforming nation.

"Indonesia 2045 bukan sekadar tanggal peringatan 100 tahun kemerdekaan. Ia adalah batas moral bagi generasi kita," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
Daerah
Pemkot Bandung Gaspol Gelar...
Advertisement
Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

17 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.