Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perluas Percarian, Ditjen Hubla Kerahkan Kapal Patroli KN. Grantin P.211

📅 Kamis, 17 Sep 2026, 15:40 WIB | Oleh:
Perluas Percarian, Ditjen Hubla Kerahkan Kapal Patroli KN. Grantin P.211 Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA - Memasuki hari kelima operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Perairan Laut Jawa, Tim SAR Gabungan terus memperluas area pencarian dan menambah unsur laut untuk mempercepat penemuan korban dengan menjangkau titik-titik yang sebelumnya belum tersisir. Mengoptimalkan pencarian, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Perak mengerahkan Kapal Negara Patroli KN Grantin P. 211 menuju lokasi pencarian. 

“KN. Grantin berangkat pukul 07.00 WIB membawa 16 personel terdiri dari ABK dan tim penyelam dengan kualifikasi scuba, dengan perkiraan tiba di lokasi pada waktu 00.00 dini hari. Kapal ini juga dilengkapi peralatan selam, kantong jenazah, serta obat-obatan dan logistik,” ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud. 

Sampai saat ini, dari total 243 orang dalam manifes, 114 orang telah ditemukan (108 selamat, 6 meninggal dunia), sementara 129 orang masih dalam pencarian. Kemenhub memprioritaskan tiga hal dalam penanganan musibah ini, yaitu pencarian dan pertolongan korban, pendampingan keluarga korban (informasi resmi, layanan kesehatan, dan hak-hak lain termasuk santunan asuransi), serta mendukung proses investigasi yang dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Ia menambahkan, pemerintah sudah menjalankan mekanisme pemeriksaan dan sertifikasi keselamatan, mulai dari pengedokan, pemeriksaan klas, pemeriksaan mandiri oleh perusahaan dan awak kapal, uji petik kapal penumpang, pengawasan pemuatan, pemantauan cuaca, hingga verifikasi sebelum penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB). 

"Semua itu harus dinilai dari kualitas pelaksanaan dan penyelesaian temuannya di lapangan, bukan hanya dari keberadaan dokumen,” tutur Masyhud.

Terbitkan Aturan Cuaca Buruk

Terkait cuaca buruk, Dirjen Masyhud menjelaskan sebelumnya Ditjen Perhubungan Laut juga telah menerbitkan Surat Imbauan Nomor UM.006/29/17/DJPL/2026 terkait Kewaspadaan Kondisi Cuaca Buruk di Laut untuk syahbandar, nakhoda, operator kapal, pemilik kapal dan pemangku kepentingan lainnya.

Surat ini berisikan beberapa poin, antara lain mewajibkan nakhoda untuk terus memantau perkembangan cuaca, menggunakan perangkat navigasi guna mendeteksi perubahan kondisi, memilih atau mengubah rute ke arah yang lebih aman, mengamankan muatan dan peralatan agar tidak bergeser, serta segera melapor kepada syahbandar terdekat apabila terjadi kondisi darurat.

“Apabila kapal telah berlayar namun cuaca memburuk, kapal dapat berlindung ke perairan yang tenang atau ke pelabuhan terdekat, dan tidak memaksakan diri untuk terus berlayar. Nakhoda wajib mengambil tindakan untuk menjaga keselamatan kapal, awak, penumpang, dan muatan,” tegas Masyhud.

Ia menutup dengan menegaskan komitmen Ditjen Perhubungan Laut untuk terus mendukung penuh operasi SAR gabungan hingga seluruh korban ditemukan, dan mengimbau keluarga korban memantau informasi resmi melalui posko gabungan di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, dan Kantor SAR Kelas A Banjarmasin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Pole position GP Singapura Milik Max Verstappen

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pole position GP Singapura ...
Megapolitan
Terus Diobok-obok, Kampung ...
Advertisement
Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.