Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jejak DNA-nya Terlacak pada Suku Ayta Magbukon

📅 Kamis, 17 Sep 2026, 07:22 WIB | Oleh:
Jejak DNA-nya Terlacak pada Suku Ayta Magbukon Doc: Sumber: Institut Paleontologi Vertebrata dan Paleo
Ket. Peta yang menunjukkan lokasi geografis fosil Denisovan yang ditentukan berdasarkan bukti molekuler. Warna peta mencerminkan kombinasi ketinggian dan konteks lingkungan. Peta diproyeksikan menggunakan proyeksi kerucut Albers yang sama luas.

PENELITIAN oleh ilmuwan dari Universitas Uppsala terhadap suku Ayta Magbukon menjelaskan bahwa terdapat beberapa spesies manusia purba Denisovan yang menghuni Filipina sebelum kedatangan Homo sapiens modern. Menurut studi yang diterbitkan dalam jurnal Current Biology edisi 12 Agustus lalu, kelompok pribumi ini memiliki tingkat DNA Denisovan sekitar 30 hingga 40 persen lebih tinggi daripada kelompok lain dari suku Aborigin di Australia maupun suku-suku di Papua.

Denisovan adalah nama sekelompok manusia purba yang pertama kali diidentifikasi dari satu tulang kelingking di sebuah gua di Siberia. Denisovan diperkirakan hidup berdampingan dengan manusia modern (Homo sapiens) dan spesies Neanderthal selama ratusan ribu tahun. Namun, sekitar 30.000 hingga 50.000 tahun yang lalu, manusia purba tersebut dinyatakan punah.

Sejauh ini, hanya penduduk Kepulauan Pasifik dan Asia Tenggara yang memiliki garis keturunan Denisovan secara substansial. Sebagai perbandingan, mayoritas populasi di bagian lain daratan Asia hanya memiliki kurang dari 0,05 persen keturunan Denisovan, sedangkan orang-orang keturunan Afrika dan Eropa tidak memilikinya sama sekali.

“Ayta Magbukon memiliki lebih banyak nenek moyang Denisovan daripada siapa pun di planet ini saat ini,” kata ahli biologi dari Universitas Uppsala Swedia, Mattias Jakobsson. “Jadi, hal itu merupakan sebuah kejutan bagi kami,” ujarnya kepada Gizmodo.

Jakobsson memaparkan bahwa penelitian tersebut dilakukan sebagai studi lanjutan untuk mempelajari migrasi manusia ke Filipina. Para peneliti ingin menilai lebih jauh tingkat DNA manusia purba di antara populasi setempat, terlebih beberapa populasi di wilayah ini sebelumnya diketahui memiliki tingkat DNA purba yang cukup tinggi.

Analisis Genom

Untuk melakukan penelitian ini, para peneliti menganalisis genom dari 1.107 individu yang mencakup 118 kelompok etnis berbeda di Filipina. Jumlah tersebut termasuk 25 kelompok yang mengidentifikasi diri sebagai Negritos—kelompok yang dianggap sebagai manusia modern paling awal di Filipina, menurut studi tersebut.

Dengan membandingkan genom ini terhadap genom Denisovan dan Neanderthal, peneliti menemukan bahwa meskipun tingkat keturunan Neanderthal cukup seragam dalam populasi penelitian (sebanding dengan manusia modern di bagian lain dunia), tingkat keturunan Denisovan sangat bervariasi dan jauh lebih tinggi di antara suku Negritos dibandingkan kelompok lainnya.

“Temuan ini konsisten dengan model peristiwa kawin silang independen antara kelompok Negritos dan Denisovan di Filipina. Hal ini menunjukkan bahwa Denisovan kemungkinan telah berada di kepulauan tersebut jauh sebelum kehadiran kelompok etnis manusia modern mana pun,” kata Larena.

Ahli paleogenetika dari Universitas Tübingen, Cosimo Posth, yang tidak terlibat dalam penelitian ini, menyampaikan kepada Science News bahwa laporan baru ini menunjukkan masih adanya populasi yang belum sepenuhnya dijelaskan secara genetik, serta membuktikan bahwa Denisovan tersebar luas secara geografis. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
Megapolitan
Kualitas Hidup Warga Jadi C...
Megapolitan
Optimalisasi Digitalisasi T...
Nasional
Krisis Air Mengancam Ketaha...
Nasional
DPR sahkan UU Pelindungan K...
Advertisement
Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Tokoh TNI.

Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Tokoh TNI.

06 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.