Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Isu Terjadi Wabah Covid-19 dengan Gejala Parah di Phuket, Kemenkes Tailan Membantah!

📅 Jumat, 11 Sep 2026, 13:40 WIB | Oleh:
Isu Terjadi Wabah Covid-19 dengan Gejala Parah di Phuket, Kemenkes Tailan Membantah! Doc: ANTARA/Shutterstock
Ket. ilustrasi - Dokter memegang botol ampul kaca yang mengandung sel molekul virus corona

BANGKOK - Kementerian Kesehatan Tailan pada Kamis (10/9) membantah isu yang beredar di media sosial tentang wabah Covid-19 yang tidak lazim dengan gejala parah yang diduga terjadi di negara tersebut.

Sebelumnya pada hari yang sama, sejumlah media Russia melaporkan adanya wabah Covid-19 di kalangan warga Russia yang berada di pulau wisata Phuket. Penyakit itu dilaporkan disertai dengan demam tinggi, sakit kepala hebat, dan nyeri badan.

Informasi tentang wabah infeksi virus yang tidak lazim ini telah menyebar di media sosial Tailan sejak akhir Agustus.

"Data periode 1 Januari-31 Agustus 2026 menunjukkan 99.691 kasus infeksi Covid-19 di Tailan dengan 15 kasus kematian, yang setara dengan 0,02 persen dari total kasus. Sebagai perbandingan, jumlah total kasus tahunan dalam 2–3 tahun sebelumnya berkisar antara 600.000- 700.000 kasus," demikian menurut pernyataan kementerian.

Menurut statistik kementerian, Tailan mencatat 614.601 kasus dan 274 kematian Covid-19 (0,04 persen) pada 2025. Pada 2024, tercatat 777.730 kasus dan 219 kematian (0,03 persen), sedangkan pada 2023 terdapat 618.793 kasus dan 852 kematian (0,14 persen).

Omicron NB.1.8.1 masih mendominasi di Tailan pada September, varian yang juga mendominasi di negara tersebut pada 2025.

Varian Covid ini tidak disertai gejala parah seperti edema paru akut dan, pada sebagian besar kasus, tidak mengharuskan pasien terpasang ventilator, katanya. Seperti tahun-tahun sebelumnya, jumlah kasus Covid meningkat selama musim hujan, saat jumlah kasus semua jenis infeksi saluran pernapasan juga meningkat.

Juru bicara Kementerian Kesehatan, Jurai Wongsawat, mengatakan bahwa dibanding dengan jumlah kasus pada 2023, 2024, dan 2025, jumlah kasus saat ini masih tergolong rendah.

Secara keseluruhan, meski insidensi Covid-19 sedang meningkat, mengingat biasanya awal musim hujan memicu lonjakan infeksi saluran pernapasan, "jumlah saat ini masih lebih rendah dibandingkan dengan data dua atau tiga tahun lalu," kata Jurai. Ant/Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Kemenperin: Ekspor Mainan Indonesia Naik 8,2 Persen

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Kemenperin: Ekspor Mainan I...
Nasional
2.000 Siswa SMK Bakal Magan...
Advertisement
Final FIFA Asean Cup 2026 Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Unggul Produktivitas, Gajah Perang Andalkan Pengalaman

Final FIFA Asean Cup 2026 Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Unggul Produktivitas, Gajah Perang Andalkan Pengalaman

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.