Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KKP Sidak Kapal di Bali! ABK Kini Dilindungi Konvensi ILO 188, Ini Temuan Mengejutkannya

6 Sabtu, 05 Sep 2026, 11:56 WIB | Oleh: Tim Redaksi
KKP Sidak Kapal di Bali! ABK Kini Dilindungi Konvensi ILO 188, Ini Temuan Mengejutkannya KKP Sidak Kapal di Bali! ABK Kini Dilindungi Konvensi ILO 188, Ini Temuan Mengejutkannya Doc: istimewa
Ket. Kementerian Kelautan dan Perikanan menggelar uji coba inspeksi bersama aspek ketenagakerjaan terhadap kapal-kapal perikanan di Pelabuhan Benoa, Bali, untuk memberi jaminan perlindungan kepada awak kapal (ABK) yang bekerja di dalamnya

JAKARTA-Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mulai menguji coba inspeksi kapal perikanan dengan aspek ketenagakerjaan di Pelabuhan Benoa, Bali. Langkah ini untuk memastikan awak kapal (ABK) bekerja dalam kondisi aman, layak, dan hak-haknya terlindungi.

Uji coba ini merupakan implementasi awal Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan di Sektor Penangkapan Ikan. Konvensi tersebut resmi diratifikasi Presiden Prabowo pada 1 Mei 2026 melalui Perpres Nomor 25 Tahun 2026.

“Ketika kapal perikanan berlayar, perhatian kita tidak boleh hanya ke kapal, dokumen, atau hasil tangkapan. Kita juga harus pastikan orang-orang di atas kapal aman, layak, dan haknya terlindungi sesuai aturan,” ujar Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan KKP, Mochamad Idnillah, Sabtu (5/9).

KKP Gandeng Kemnaker & Pemprov Bali Sidak Kapal di Benoa

Inspeksi bersama digelar pada 27-28 Agustus 2026 di Pelabuhan Benoa. KKP berkolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan, Dinas KKP Bali, Dinas Ketenagakerjaan Bali, dan Destructive Fishing Watch Indonesia.

Sasaran inspeksi adalah kapal perikanan yang akan berangkat melaut maupun yang baru kembali. Kegiatannya meliputi cek dokumen, inspeksi langsung di atas kapal, hingga evaluasi hasil di lapangan.

Dari uji coba ini, ditemukan sejumlah permasalahan yang masih terjadi di lapangan:

1. Sistem pengupahan masih banyak pakai sistem bagi hasil

2. ABK belum memahami isi Perjanjian Kerja Laut

3. Perekrutan ABK masih lewat agen yang belum berbadan hukum

4. Standar K3 di atas kapal perikanan belum optimal

Temuan tersebut langsung disampaikan ke pemilik kapal untuk ditindaklanjuti perbaikannya.

21 Kasus ABK Sepanjang 2026

Menurut Idnillah, hasil uji coba ini akan jadi bahan untuk menyempurnakan instrumen inspeksi, prosedur, dan pembagian tugas antar instansi. Tujuannya membangun sistem inspeksi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

KKP mencatat sudah ada 21 kasus terkait ABK hingga Agustus 2026. Kasus terbanyak terkait masalah pengupahan, santunan kematian dan kecelakaan kerja, serta perekrutan ilegal.

Dirjen Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, menegaskan keberhasilan sektor perikanan bukan hanya dari jumlah tangkapan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Prancis Kembali Diguncang Aksi Demo

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Prancis Kembali Diguncang A...
Luar Negeri
PBB: Hampir 90 Juta Pengung...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.