Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kolaborasi, Festival Musik Hendaknya Bisa Menjadi Ruang Bertemu Pelaku Kreatif

📅 Sabtu, 08 Agu 2026, 11:23 WIB | Oleh:
Perkuat Kolaborasi, Festival Musik Hendaknya Bisa Menjadi Ruang Bertemu Pelaku Kreatif Doc: Antara foto/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menerima audiensi penyelenggara LaLaLa Fest di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Selasa (4/8).

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, mendorong festival musik tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang bertemunya pelaku industri kreatif dari berbagai negara.

“Momentum seperti ini harus mampu menciptakan pengalaman yang berkesan bagi delegasi internasional sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku ekonomi kreatif Indonesia,” kata Irene Umar, dalam keterangan resminya yang diterima pada Sabtu.

Hal tersebut disampaikan Wamenekraf saat menerima audiensi penyelenggara LaLaLa Fest di Autograph Tower, Jakarta. Irene mendorong agar penyelenggaraan festival tidak hanya berfokus pada panggung pertunjukan musik, tetapi juga menyajikan pengalaman yang memperkenalkan kekayaan ekonomi kreatif Indonesia.

“Kita ingin para delegasi yang datang tidak hanya menikmati festival, tetapi juga mengenal berbagai produk dan pengalaman kreatif Indonesia. Semakin banyak pengalaman yang mereka rasakan selama berada di sini, semakin besar peluang Indonesia untuk dikenal dan membuka kolaborasi lanjutan,” ujar Irene.

Dukungan Kementerian Ekraf mencakup penguatan promosi, penyambutan delegasi internasional, koordinasi lintas pemangku kepentingan, hingga integrasi subsektor ekonomi kreatif pendukung seperti kuliner, kriya, dan moda agar dampak ekonomi terasa lebih luas.

Dalam hal ini, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif turut memperkuat sinergi bersama PT Indo The Nusantara selaku penyelenggara LaLaLa Fest untuk memperluas jejaring industri musik Indonesia di tingkat global.

Pertemuan itu membahas persiapan LaLaLa Fest 2026 yang akan digelar pada 22–23 Agustus 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, serta program kolaborasi Taiwan Beats in Jakarta. Audiensi itu juga menyoroti pembentukan Asia Pacific International Music Festival Association (APIMFA) sebagai wadah kolaborasi antarpenyelenggara festival musik di kawasan Asia Pasifik.

LaLaLa Fest merupakan festival musik dan seni tahunan berskala internasional yang diusung PT Indo The Nusantara sejak 2016. Memasuki dekade pertamanya, festival ini bertransformasi menjadi platform kolaborasi yang mempertemukan musisi, promotor, publisher, label rekaman, hingga pelaku industri musik lintas negara.

Memperkuat jejaring internasionalnya tahun ini, LaLaLa Fest menggandeng Taiwan Beats dalam rangkaian kegiatan di Manila dan Jakarta. Agenda ini melibatkan sekitar 50 delegasi industri musik Taiwan melalui sesi jejaring dan business matching guna mendorong pertukaran talenta, promosi karya, dan perluasan akses pasar musik nasional di pasar global.

Direktur Utama PT Indo The Nusantara, Donny Heru juga mengapresiasi dukungan dan berbagai masukan dari Kementerian Ekraf terhadap penyelenggaraan LaLaLa Fest 2026.

“Kolaborasi ini diharapkan semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah festival musik internasional sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas bagi pelaku industri musik nasional dengan mitra dari berbagai negara,” ujar Donny Heru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Luar Negeri
NTT Bikin Kejutan! Neraca P...
Advertisement
Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.