Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertama di RI! Lombok Punya Jembatan yang Bisa ‘Geser’ Biar Kapal Nelayan Lewat

📅 Jumat, 07 Agu 2026, 18:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pertama di RI! Lombok Punya Jembatan yang Bisa ‘Geser’ Biar Kapal Nelayan Lewat Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah merampungkan Jembatan Gantung Cemara di Desa Lembar Selatan, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB)

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah merampungkan Jembatan Gantung Cemara di Desa Lembar Selatan, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Menjadi jembatan gantung geser (movable bridge) pertama di Indonesia, infrastruktur ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat pesisir dengan tetap menjaga kelancaran aktivitas kapal nelayan yang melintasi Muara Cemara sekaligus menyediakan akses yang lebih cepat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Jembatan Gantung Cemara sepanjang 27,5 meter membentang di atas Muara Pantai Cemara. Berbeda dengan jembatan gantung pada umumnya, jembatan ini mengadopsi sistem movable bridge, yakni bentang jembatan dapat digeser secara horizontal ke sisi kanan atau kiri sehingga saat kapal nelayan melintas di Muara Cemara, bagian jembatan dibuka agar jalur pelayaran tetap berfungsi dan setelah kapal melintas, jembatan kembali digunakan sebagai akses utama masyarakat.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan jembatan gantung merupakan infrastruktur sederhana, namun memiliki manfaat yang sangat besar bagi masyarakat.

"Jembatan gantung memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Mobilitas menjadi lebih mudah, distribusi hasil pertanian lebih lancar, dan akses terhadap layanan publik semakin terbuka," kata Dody di Jakarta, Jumat (7/8)

Desain jembatan gantung tipe movable bridge ini lahir dari karakteristik kawasan pesisir Desa Lembar Selatan. Muara Cemara selama ini menjadi jalur keluar-masuk kapal nelayan setiap hari, sementara masyarakat membutuhkan akses yang lebih cepat dan aman sebagai penghubung Dusun Puyahan dan Dusun Cemare. Karena itu, Kementerian PU menghadirkan solusi yang mampu mengakomodasi kedua kebutuhan tersebut secara bersamaan.

Selain mendukung kelancaran aktivitas nelayan, jembatan ini juga membuka akses menuju kawasan wisata mangrove di sekitar Pantai Cemara. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil tangkapan nelayan, meningkatkan kunjungan wisata, serta menggerakkan perekonomian masyarakat pesisir di Kabupaten Lombok Barat.

Pembangunan Jembatan Gantung Cemara dilaksanakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTB termasuk jalan pendekat yang memastikan seluruh sistem Jembatan Gantung Cemara kini berfungsi optimal sebagai satu kesatuan infrastruktur konektivitas masyarakat pesisir.

Sejalan dengan visi PU 608, Kementerian PU terus menghadirkan infrastruktur yang adaptif terhadap karakteristik wilayah dan kebutuhan masyarakat. Jembatan Gantung Cemara menjadi bukti bahwa inovasi tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan berskala besar, tetapi juga melalui solusi rekayasa yang tepat guna, mampu menghubungkan masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi lokal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
Advertisement
gaia musik festival
Nasional
Darurat Karhutla, Dalam 7 B...
Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

07 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.