Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TelkomProperty Optimalkan 3.010 Aset, Sekitar 50 Persen Sudah Berhasil Dileverage

📅 Sabtu, 05 Sep 2026, 11:00 WIB | Oleh:
TelkomProperty Optimalkan 3.010 Aset, Sekitar 50 Persen Sudah Berhasil Dileverage Doc: Telkom

JAKARTA - PT Graha Sarana Duta atau TelkomProperty terus mendukung transformasi TelkomGroup melalui optimalisasi dan leveraging aset yang dikelola Perseroan. Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas aset, menciptakan efisiensi operasional, serta memberikan kontribusi yang lebih optimal dari setiap anak perusahaan.

Direktur Utama TelkomProperty Didit Sulistyo mengatakan, Perseroan saat ini melakukan leveraging terhadap 3.010 aset yang tersebar di berbagai wilayah. Dari jumlah tersebut, sekitar 50 persen aset telah berhasil dioptimalkan melalui berbagai langkah pemanfaatan.

Dalam proses optimalisasi tersebut, TelkomProperty membuka peluang bagi berbagai pihak untuk memanfaatkan aset yang tersedia, termasuk calon mitra eksternal. Kerja sama pemanfaatan aset dilakukan melalui mekanisme bisnis yang wajar dan proporsional dengan pendekatan Business to Business (B2B), serta tetap memperhatikan prinsip tata kelola dan ketentuan yang berlaku.

Langkah serupa juga dilakukan PT Telkom Landmark Tower (TLT), anak usaha TelkomProperty yang mengelola gedung Graha Merah Putih (GMP). TLT terus mendorong pemanfaatan aset dengan membuka kesempatan bagi mitra eksternal yang berminat menyewa ruang atau aset gedung milik TelkomGroup.

Direktur Utama TLT Suratman mengatakan optimalisasi aset merupakan bagian dari strategi leveraging asset yang telah diterapkan dalam proses bisnis perusahaan. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan setiap aset yang dikelola dapat memberikan produktivitas maksimal, baik dalam memenuhi kebutuhan TelkomGroup maupun melayani mitra dan tenant eksternal.

"Sebagai salah satu entitas pengelola aset properti di lingkungan TelkomGroup, optimalisasi aset merupakan bagian dari langkah leveraging asset yang sudah berjalan dalam proses bisnis kami," ujar Suratman. Ia menegaskan, TLT akan terus memastikan pemanfaatan aset dapat mendukung kebutuhan TelkomGroup sekaligus memberikan layanan maksimal kepada mitra dan tenant eksternal.

Sementara itu, rencana pemanfaatan ruang di Graha Merah Putih masih berada dalam tahap pembahasan dan negosiasi dengan sejumlah pihak terkait. Proses tersebut dilakukan secara terkoordinasi agar setiap keputusan mengenai penggunaan ruang dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Didit menegaskan TelkomProperty tetap berkomitmen menjaga kepastian serta keberlangsungan kegiatan operasional para tenant yang saat ini menempati gedung tersebut. Seluruh proses pemanfaatan aset juga akan dilakukan secara tertib, terukur, dan memperhatikan kepentingan seluruh pihak yang terkait.

"Rencana pemanfaatan ruang di Graha Merah Putih saat ini masih dalam proses negosiasi dan pembahasan lebih lanjut serta dikoordinasikan dengan pihak terkait," kata Didit. Menurutnya, TelkomProperty berkomitmen memastikan proses optimalisasi aset tetap berjalan dengan memperhatikan keberlangsungan operasional tenant di gedung tersebut.

Optimalisasi ribuan aset tersebut menjadi bagian dari agenda TelkomGroup dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya perusahaan. Melalui strategi leveraging asset, aset yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal diharapkan dapat memberikan nilai tambah sekaligus mendukung efisiensi dan produktivitas perusahaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Luar Negeri
Ledakan Besar Terjadi di Ba...
Advertisement
Penerima KJP Tahap II Gelombang I Ditetapkan Pemprov DKI Ada 661.209 Peserta Didik, Total Angaran RP1,5 Triliun

Penerima KJP Tahap II Gelombang I Ditetapkan Pemprov DKI Ada 661.209 Peserta Didik, Total Angaran RP1,5 Triliun

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.