Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Safari Gemarikan 2026: Strategi DKP Kepri Dorong Warga Suka Makan Ikan Cegah 'Stunting'

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 23:18 WIB | Oleh:
Safari Gemarikan 2026: Strategi DKP Kepri Dorong Warga Suka Makan Ikan Cegah 'Stunting' Doc: ANTARA/HO-DKP Kepri
Ket. Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran DKP Kepri Ade Ovita membuka Safari Gemarikan di Aula Kantor Lurah Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Rabu (12/8).

BINTAN, KEPULAUAN RIAU - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP Kepri) menggalakkan masyarakat mengkonsumsi ikan, melalui kegiatan Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) 2026 di wilayah Kabupaten Bintan.

"Safari Gemarikan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya konsumsi ikan, sebagai bagian dari pola pangan bergizi dan seimbang serta mendukung peningkatan kualitas gizi keluarga," kata Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran DKP Kepri Ade Ovita saat membuka Safari Gemarikan di Aula Kantor Lurah Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Bintan, Rabu (12/8).

Ade menjelaskan ada tiga tujuan utama penyelenggaraan Safari Gemarikan, yakni meningkatkan kesadaran masyarakat untuk gemar mengonsumsi ikan sebagai menu utama pemenuhan gizi keluarga.

Kemudian, mendukung pemenuhan kebutuhan gizi, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, serta sebagai wujud sinergi dan kolaborasi stakeholder terkait dalam mengakselerasi penurunan angka stunting.

"Selain bergizi tinggi, ikan juga relatif murah dan mudah didapat di Kepri karena 96 persen wilayahnya ialah lautan, sehingga sangat cocok dijadikan sebagai menu utama panganan keluarga," ujar Ade.

Ia melanjutkan Safari Gemarikan juga bertujuan meningkatkan angka konsumsi ikan (AKI) di wilayah Kepri. Tahun 2025, AKI di provinsi tersebut mencapai 69,64 kilogram per kapita per tahun.

Karena itu, DKP Kepri mengajak masyarakat menjadikan ikan sebagai bagian dari pola konsumsi pangan sehari-hari.

"Mari kita tingkatkan kesadaran bahwa mengonsumsi ikan secara cukup, aman, dan beragam merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan keluarga guna mendukung pemenuhan gizi dan kesehatan," tuturnya.

Usai Safari Gemarikan, DKP Kepri turut membagikan 50 paket bantuan yang terdiri dari beberapa jenis ikan segar kepada para penerima yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.