Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemanasan Global Perluas Penyebaran Nyamuk, Ancaman Penyakit Menular Ikut Meningkat

7 Rabu, 12 Agu 2026, 07:33 WIB | Oleh:

Perubahan persebaran nyamuk telah menjadi perhatian di sejumlah negara yang sebelumnya relatif jarang mengalami penularan penyakit tropis. Eropa merupakan salah satu kawasan yang mendapat perhatian. Keberadaan Aedes albopictus telah meluas di berbagai bagian benua tersebut, sementara perubahan kondisi iklim membuat sejumlah wilayah semakin sesuai untuk kelangsungan hidup nyamuk.

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah negara Eropa juga mengalami penularan lokal dengue dan chikungunya. Kasus lokal berbeda dari kasus impor yang terjadi ketika seseorang tertular di luar negeri kemudian membawa virus tersebut saat kembali.

Pada penularan lokal, virus yang dibawa oleh seseorang dapat ditularkan kepada nyamuk setempat. Nyamuk kemudian dapat menggigit orang lain dan melanjutkan rantai penularan. Fenomena ini menunjukkan bahwa batas geografis penyakit menular dapat berubah ketika vektor, patogen, manusia, dan lingkungan bertemu dalam kondisi yang sesuai.

Keberadaan nyamuk pembawa penyakit tidak otomatis menyebabkan epidemi. Untuk menghasilkan penularan, sejumlah mata rantai harus tersedia. Pertama, harus terdapat patogen seperti virus dengue atau parasit malaria. Kedua, harus ada nyamuk yang mampu membawa dan menularkan patogen tersebut. Ketiga, terdapat manusia atau hewan yang menjadi sumber infeksi dan populasi lain yang rentan.

Kondisi lingkungan juga menentukan. Karena itu, perluasan habitat nyamuk sebaiknya dipahami sebagai peningkatan potensi risiko, bukan kepastian bahwa penyakit akan langsung menyebar. Risiko akan meningkat ketika beberapa faktor tersebut muncul secara bersamaan.

Pengaruh Urbanisasi 

Perubahan iklim berlangsung bersamaan dengan perubahan besar pada lingkungan manusia. Urbanisasi yang cepat, pertumbuhan kawasan permukiman dan pembangunan infrastruktur dapat menciptakan lingkungan yang sesuai bagi nyamuk tertentu.

Nyamuk Aedes memiliki kemampuan berkembang biak pada wadah-wadah kecil yang terdapat di sekitar rumah. Ember, pot tanaman, talang air, tempat penampungan air, botol bekas, kaleng, ban bekas dan berbagai benda lain yang dapat menampung air hujan dapat menjadi tempat bertelur. Masalah tersebut menjadi lebih kompleks di kawasan dengan kepadatan penduduk tinggi.

Semakin banyak manusia yang hidup berdekatan dengan habitat nyamuk, semakin besar peluang nyamuk memperoleh darah dari manusia. Jika sebagian manusia membawa virus, kontak antara manusia dan nyamuk dapat menciptakan rantai penularan.

Urbanisasi juga dapat menghasilkan lingkungan dengan sistem drainase yang tidak memadai. Sampah yang menyumbat saluran air dan genangan yang tidak segera mengering menyediakan habitat tambahan bagi nyamuk. Dengan demikian, perubahan iklim dan urbanisasi dapat saling memperkuat risiko, meskipun mekanismenya berbeda.

Mobilitas Manusia

Nyamuk juga dapat berpindah mengikuti aktivitas manusia. Perdagangan internasional memungkinkan telur, larva, atau nyamuk dewasa berpindah dari satu wilayah ke wilayah lain. Barang-barang yang dapat menampung air menjadi salah satu jalur yang perlu diperhatikan.

Ban bekas, misalnya, dapat menampung air dalam jumlah kecil dan menyediakan lingkungan yang sesuai bagi telur atau larva beberapa spesies Aedes. Perjalanan manusia juga berperan dalam penyebaran penyakit. Seseorang yang terinfeksi dengue, misalnya, dapat membawa virus ke wilayah yang memiliki populasi nyamuk yang mampu menularkannya.

Dalam kondisi tertentu, satu kasus impor dapat menjadi awal penularan lokal apabila terdapat vektor yang sesuai. Fenomena tersebut membuat globalisasi dan perubahan iklim menjadi dua faktor yang perlu diperhitungkan secara bersamaan dalam memantau penyakit yang ditularkan nyamuk.

Hujan dan Kekeringan Sama Saja

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Nasional
Mendikdasmen Ungkap 14.000 ...
Advertisement
Luar Biasa Seru, Persija Tundukkan Persebaya 1-0, Gol Menit 89   

Luar Biasa Seru, Persija Tundukkan Persebaya 1-0, Gol Menit 89  

07 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.