Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bengkulu Kejar Program Imunisasi Sekolah, Targetkan Ribuan Pelajar Dapat Perlindungan Penuh

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 15:33 WIB | Oleh:
Bengkulu Kejar Program Imunisasi Sekolah, Targetkan Ribuan Pelajar Dapat Perlindungan Penuh Doc: AFP

BENGKULU - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu terus melaksanakan sosialisasi kepada seluruh wali murid dan guru tingkat sekolah dasar (SD) sebagai salah satu upaya untuk mendukung program pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di wilayah tersebut.

"Kami juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan guru terkait pentingnya imunisasi guna menghindari dan mengantisipasi penyakit campak," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu Nelly Hartati di Bengkulu, Kamis (3/9).

Ia menyebut bahwa pihaknya menemukan beberapa wali murid menolak anaknya dilakukan imunisasi campak karena minimnya pengetahuan.

Dengan dilakukannya sosialisasi tersebut, memberikan pengetahuan kepada wali murid akan pentingnya imunisasi, khususnya campak dan mengantisipasi anak terjangkit sejumlah penyakit lainnya.

Dinas Kesehatan Kota Bengkulu melalui puskesmas melakukan vaksinasi di SD di wilayah tersebut untuk meningkatkan capaian vaksinasi terhadap anak. Sebab, program BIAS menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat perlindungan kesehatan anak usia sekolah dari berbagai penyakit menular.

Nelly mengatakan imunisasi lanjutan sangat penting karena kekebalan tubuh yang diperoleh anak saat imunisasi dasar pada masa bayi dan di bawah dua tahun (baduta) mulai mengalami penurunan ketika memasuki usia sekolah.

Untuk pelaksanaan imunisasi, lingkungan sekolah merupakan salah satu tempat yang memiliki risiko tinggi terhadap penyebaran penyakit, sebab aktivitas belajar di ruang kelas, penggunaan transportasi umum, hingga interaksi selama perjalanan menuju dan pulang sekolah menjadi jalur yang memungkinkan virus maupun bakteri menyebar dengan cepat.

Nelly menerangkan saat ini terdapat sedikitnya 11 jenis virus dan delapan jenis bakteri yang dapat menular melalui udara maupun kontak dengan hidung, mulut, dan kulit.

Untuk penyebaran virus tersebut saat ini tidak hanya mengancam kesehatan anak di sekolah, tetapi juga berpotensi terbawa ke rumah dan menularkan penyakit kepada anggota keluarga lain, seperti adik bayi, balita, hingga kakek dan nenek.

"Anak-anak dapat saling menularkan penyakit selama berjam-jam ketika beraktivitas bersama di sekolah. Karena itu, perlindungan melalui imunisasi menjadi langkah pencegahan yang sangat penting," ujar dia.

Melalui program BIAScampak bengkulu tersebut, pemerintah kota memastikan seluruh vaksin yang diberikan telah memenuhi standar keamanan, bersertifikat halal, serta terbukti efektif secara klinis dalam melindungi anak dari berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Megapolitan
Siapa di Balik Aksi Rusuh P...
Nasional
Waspada El Nino! Pemerintah...
Daerah
Bukan Sekadar Lepas Tukik! ...
Olahraga
Pesan Agassi untuk Raducanu...
Advertisement
Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

Ubed Pahlawan Medali Emas, Indonesia Gulung Tiongkok 3-2

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.