Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

📅 Rabu, 24 Jun 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus Doc: istimewa
Ket. Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo

Jenewa - Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo telah melampaui 1.000 kasus terkonfirmasi dalam bulan pertama penyebarannya, menjadikan penyakit itu sebagai epidemi Ebola terbesar dalam sejarah negara tersebut pada tahap awal wabah.

Seperti dikutip dari Antara, menurut Direktur Operasi Peringatan dan Respons Darurat Kesehatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Abdi Mahamud kepada wartawan di Jenewa, Selasa, Kementerian Kesehatan Kongo mencatat 1.048 kasus terkonfirmasi termasuk 267 kematian hingga Senin (22/6).

"Sejak terakhir kali saya memberikan pengarahan pada 9 Juni dari Bunia, wabah ini terus meluas," kata Mahamud.

Setelah menyelesaikan misi selama satu bulan di Kongo, Mahamud menjelaskan pola penularan berbeda-beda di setiap zona kesehatan yang terdampak. Beberapa wilayah menunjukkan tren stabil, sementara wilayah lainnya mengalami lonjakan tajam jumlah kasus.

Dia mengatakan upaya penanganan terus diperluas untuk mengimbangi perkembangan wabah. Kapasitas perawatan meningkat dari hanya beberapa tempat tidur menjadi lebih dari 500 tempat tidur yang tersebar di 19 pusat kesehatan dalam dua pekan terakhir.

Sementara itu, kapasitas pengujian laboratorium juga meningkat secara signifikan, dari 30 tes per hari pada bulan lalu menjadi lebih dari 2.000 tes per hari melalui delapan laboratorium terdesentralisasi di Provinsi Ituri, Kivu Utara, dan Kivu Selatan.

Meskipun demikian, Mahamud memperingatkan pusat-pusat perawatan mulai menghadapi tekanan besar, dengan tingkat keterisian tempat tidur mencapai 84 persen dari kapasitas yang tersedia.

Menyebut wabah itu sebagai situasi yang "menantang dan kompleks", Mahamud mengatakan WHO mengajukan permohonan pendanaan sebesar 115 juta dolar AS (sekitar Rp2,06 triliun) untuk membantu memperlambat hingga menghentikan penularan penyakit tersebut.

Dia juga mengungkapkan bahwa negara tetangga, Uganda, telah melaporkan kasus Ebola terkonfirmasi ke-20 terkait dengan wabah yang sedang berlangsung di Kongo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

80 Perusahaan Bekerja Sama PAL Jaya

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
80 Perusahaan Bekerja Sama ...
Daerah
Cuaca Kering dan Panas Suli...
Daerah
Berikut Daftar Destinasi Pi...

Daerah-daerah Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Daerah-daerah Siaga Kebakar...
Megapolitan
Bappeda Memilih Bus Sekolah...

Harga Cabai Rawit Rp67.350/Kg, Telur Ayam Rp29.350/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp67.350/...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.