Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hujan Ekstrem Guyur Jepang di Tengah Gelombang Kekeringan Global

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 21:16 WIB | Oleh:
Hujan Ekstrem Guyur Jepang di Tengah Gelombang Kekeringan Global Doc: AFP

TOKYO - Sebanyak 3.661 sekolah ditutup di 11 prefektur di seluruh Jepang pada Senin (7/9) akibat hujan lebat, menurut Kementerian Pendidikan Jepang.

Ketika hujan deras mengguyur wilayah timur Jepang dan wilayah lain sejak Senin (7/9) dini hari waktu setempat, sekolah-sekolah, termasuk sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas, serta universitas, ditutup.

Chiba melaporkan jumlah penutupan sekolah terbesar yaitu 894 sekolah, diikuti oleh Tokyo dengan 739 sekolah, Kanagawa dengan 646 sekolah, Fukushima dengan 454 sekolah, dan Tochigi dengan 358 sekolah, kata kementerian tersebut.

Sementara itu, penghentian (layanan) kereta yang disebabkan oleh hujan lebat berdampak pada lebih dari 140.000 orang di wilayah metropolitan Tokyo, kata operator kereta negara tersebut.

Jalur-jalur utama di Tokyo yang beroperasi dengan layanan berkurang sekitar 20 hingga 30 persen dari tingkat normal pada pagi hari.

Sementara itu, seorang wanita berusia 60-an tahun dinyatakan meninggal setelah ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di dalam sebuah mobil yang tenggelam di sebuah underpass di Iwaki, Prefektur Fukushima, menurut pemadam kebakaran setempat.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengeluarkan peringatan darurat tanah longsor Level 5 untuk Desa Niijima, Kota Oshima, dan Desa Toshima di rangkaian Pulau Izu di sebelah selatan Tokyo, yang merupakan level peringatan tertinggi pada skala 1 hingga 5 badan itu.

JMA juga mengeluarkan peringatan tanah longsor Level 4 untuk sejumlah daerah di prefektur Chiba dan Saitama, yang bertetangga dengan ibu kota.

Pejabat cuaca mengatakan hujan lebat diperkirakan akan terjadi sekitar Kamis (10/9), terutama di sepanjang pantai Pasifik dari Jepang barat hingga timur. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mau Meliput Krakatau, 5 Wartawan “Hilang” Sudah Ditemukan, Mampir di Pulau yang Susah Sinyal
    Syukurlah ....
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
Ekonomi
Panen raya bawang merah di ...

Semburan asap di Pasar Baru

3 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Semburan asap di Pasar Baru
Megapolitan
Antisipasi dampak abu vulka...
Advertisement
Tentara Jepang Tiba di Pontianak, Boyong 3 Heli Raksasa Chinook Bantu Padamkan Karhutla

Tentara Jepang Tiba di Pontianak, Boyong 3 Heli Raksasa Chinook Bantu Padamkan Karhutla

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.