Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perum Bulog Serap 3,5 Juta Ton Setara Beras Petani demi Perkuat Pangan Nasional

📅 Sabtu, 25 Jul 2026, 13:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perum Bulog Serap 3,5 Juta Ton Setara Beras Petani demi Perkuat Pangan Nasional Doc: ANTARA
Ket. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (kiri) meninjau stok beras di gudang yang dikelola BUMN pangan tersebut.

JAKARTA – Perum Bulog menyerap 3,5 juta ton setara beras hasil panen petani di dalam negeri hingga 24 Juli 2026 untuk memperkuat cadangan pangan pemerintah sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

"Capaian pengadaan setara beras hasil panen dalam negeri telah menembus 3,5 juta ton hingga 24 Juli 2026 atau sekitar 87 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton," kata Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (25/7).

Dia menyampaikan capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan.

Rizal menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan pengadaan tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan yang bekerja secara terpadu sejak masa panen hingga penyerapan gabah dan beras di berbagai daerah.

Dia menuturkan capaian itu merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh pihak, mulai dari petani, penyuluh pertanian lapangan (PPL), Babinsa, Bhabinkamtibmas, mitra kerja Bulog pemerintah daerah, hingga pemerintah pusat.

"Kolaborasi yang terjalin secara optimal menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan,” ujar Rizal.

Ia menambahkan, dengan tren pengadaan yang terus meningkat, Bulog optimistis target pengadaan 4 juta ton setara beras akan tercapai dalam waktu dekat.

Pencapaian tersebut diyakini akan semakin memperkuat stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Indonesia berada pada jalur yang tepat dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan pada tahun 2026.

Ia menegaskan capaian itu bukan sekadar pencapaian angka, tetapi menjadi wujud nyata keberhasilan bersama dalam memperkuat kemandirian pangan nasional.

"Kami meyakini, dengan dukungan seluruh pihak, cita-cita swasembada pangan berkelanjutan akan semakin kokoh dan dapat diwujudkan secara optimal hingga akhir September 2026,” tambahnya.

Ia juga menegaskan setelah target pengadaan 4 juta ton tercapai, Bulog tidak akan menghentikan penyerapan gabah dan beras hasil panen petani dalam negeri.

Sebaliknya, Bulog akan terus mengoptimalkan penyerapan sesuai ketersediaan produksi nasional sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat cadangan pangan nasional.

“Komitmen Bulog adalah terus hadir untuk petani. Setelah target tercapai pun kami akan tetap menyerap hasil panen dalam negeri semaksimal mungkin sesuai penugasan pemerintah dan kapasitas yang tersedia," beber Rizal.

Menurutnya langkah itu penting untuk menjaga harga gabah tetap baik di tingkat petani, meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus memperbesar CBP sebagai instrumen utama menjaga stabilitas pangan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.