Ukraina Klaim Produksi Minyak Russia Menurun setelah Serangan Kiev
📅 Rabu, 17 Jun 2026, 08:51 WIB | Oleh: Tim PenulisISTANBUL – Ukraina mengeklaim pada Selasa (16/6) bahwa produksi minyak Russia telah turun ke level terendah tahunan sebesar 9,009 juta barel per hari menyusul serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi Russia.
Dalam sebuah pernyataan di Telegram, Staf Umum Ukraina mengeklaim pasukan Ukraina telah menyerang 16 kilang minyak dan terminal bahan bakar utama Russia, yang mengakibatkan lebih dari 30 persen kapasitas penyulingan tidak beroperasi hingga Juni.
Militer juga mengklaim bahwa 40 instalasi teknologi telah ditutup dan mengatakan sanksi internasional menghambat kemampuan Russia untuk memulihkan fasilitas yang rusak.
Menurut pernyataan tersebut, Russia telah memberlakukan pembatasan ekspor bahan bakar dan memperkenalkan batasan penjualan bensin di beberapa wilayah di tengah kekurangan pasokan.
Ukraina lebih lanjut mengklaim bahwa bandara-bandara utama Russia menghadapi kekurangan bahan bakar penerbangan, yang menyebabkan pembatasan pengisian bahan bakar pesawat.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Situasinya telah memburuk sedemikian rupa sehingga pemerintah Russia secara resmi telah mengizinkan pabrik-pabrik untuk memproduksi bahan bakar berkualitas rendah (standar Euro-3), karena mereka tidak lagi mampu memproduksi bensin berkualitas tinggi karena kekurangan peralatan dan kerusakan," kata pernyataan itu.
Russia belum mengomentari klaim terbaru Ukraina, dan verifikasi independen sulit dilakukan karena perang yang masih berlangsung.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!