Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim Sar TNGR Evakuasi Pendaki yang Mengalami Celaka di Gunung Rinjani

📅 Rabu, 29 Jul 2026, 15:58 WIB | Oleh:
Tim Sar TNGR Evakuasi Pendaki yang Mengalami Celaka di Gunung Rinjani Doc: ANTARA/Akhyar Rosidi
Ket. Tim gabungan Balai TNGR saat melakukan evakuasi terhadap pendaki yang alami kecelakaan di kawasan Gunung Rinjani Lombok Nusa Tenggara Barat di Mataram, Selasa (28/7).

MATARAM -- Tim gabungan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) berhasil mengevakuasi seorang pendaki ritual inisial GA (17) asal Kota Mataram yang mengalami kecelakaan di kawasan Kebun Jeruk jalur pendakian Torean Gunung Rinjani Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Korban diperkirakan jatuh ke jurang dengan kedalaman 100 meter dan berdasarkan pengamatan yang bersangkutan korban diduga meninggal dunia," kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Taman Nasional Gunung Rinjani Astekita Ardi di Mataram, Selasa.

Ia mengatakan berdasarkan laporan dari petugas, korban teregistrasi sebagai pendaki ritual, mulai mendaki pada 26 Juli 2026 melalui jalur Dusun Senange Desa Sambik Elen Kabupaten Lombok Utara.

Selanjutnya pada Senin 27 Juli 2026, pukul 19.05 Wita pihaknya menerima laporan peristiwa kecelakaan pendaki tersebut. Berdasarkan komunikasi dengan rekan korban, korban terjatuh ke arah jurang di di atas shelter Kebun Jeruk sebelum Banyu Urip dengan perkiraan kedalaman sekitar 100 meter.

"Berdasarkan keterangan rekannya, korban dapat dijangkau tanpa mempergunakan tali serta kondisi korban patah tulang di beberapa bagian tubuh dan tidak ada pergerakan sama sekali," katanya.

Tim SAR gabungan bergerak melakukan evakuasi dengan membawa peralatan rescue menuju pintu pendakian Torean, sehingga korban berhasil di angkat dari lokasi jatuh kemudian dibawa ke Shelter Kebun Jeruk, langsung dibawa turun menuju pintu pendakian Torean, Selasa 28 Juli 2026.

"Korban dibawa menuju Puskesmas Senaru dan diserahkan kepada pihak keluarga. Selanjutnya pihak keluarga membawa korban menuju rumah duka di Cakranegara," katanya

Balai Taman Nasional Gunung Rinjani mengapresiasi kolaborasi sigap seluruh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Mataram, TNI/Polri, Asuransi Syariah Kita Bisa (EMHC), Unit SAR Lombok Timur dan para relawan.

"Kami ikut belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Semoga diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Advertisement
Banjir Rendam Dua Titik di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga.

Banjir Rendam Dua Titik di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga.

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.