BPJN Aceh Targetkan Jembatan Pelang dan Titi Merah Rampung Akhir 2026
📅 Kamis, 30 Jul 2026, 01:05 WIB | Oleh: AlfredBANDA ACEH - Satuan Kerja Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh menargetkan pembangunan Jembatan Pelang dan Jembatan Titi Merah yang menghubungkan Kabupaten Aceh Tengah dengan Kabupaten Pidie selesai pada akhir tahun 2026.
"Kedua jembatan tersebut menjadi ikon baru Aceh Tengah sekaligus memperkuat konektivitas wilayah," kata PPK 3.2 Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 3 Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Chandra Erawan di Takengon, Rabu.
Ia menjelaskan, alur tersebut menghubungkan Aceh Tengah melalui Geumpang ke Kabupaten Pidie, dari Kecamatan Silih Nara dan Rusip Antara.
Menurut dia, untuk saat ini pihaknya telah menyelesaikan pekerjaan tanggap darurat pada awal tahun dan kini melanjutkan tahap rehabilitasi serta rekonstruksi permanen.
Menurut dia, untuk penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi terdapat 22 titik pekerjaan yang terdiri dari 19 titik longsoran dan tiga unit jembatan, yaitu Jembatan Titi Merah, Jembatan Pelang, dan Jembatan Simarara II.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Insya Allah seluruh pekerjaan tersebut dapat diselesaikan pada 31 Desember 2026 sesuai spesifikasi dan mutu yang telah ditetapkan", ujar Chandra.
Ia menegaskan, pembangunan ketiga jembatan tersebut dilaksanakan pada tahun anggaran 2026 dan ditargetkan selesai seluruhnya pada akhir tahun oleh kontraktor pelaksana PT. Adhi Karya.
Ia menyebutkan, secara keseluruhan, penanganan permanen di ruas Geumpang–Pameu–Genting Gerbang–Simpang Uning mencakup 22 kegiatan dengan nilai anggaran sekitar Rp458 miliar, yang terdiri atas 19 penanganan longsoran dan tiga pembangunan jembatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami sudah berkoordinasi dengan BPN, camat, dan masyarakat. Data kepemilikan lahan sudah lengkap dan kami berharap proses pembayaran ganti rugi dapat diselesaikan pada Agustus ini", jelasnya.
Pihaknya, menargetkan proses ereksi rangka baja dapat dilakukan pada November sehingga pembangunan Jembatan Pelang dapat selesai sesuai jadwal", katanya.
Ia menambahkan, Jembatan Titi Merah dengan panjang sekitar 160 meter diproyeksikan menjadi ikon baru Aceh Tengah. Jembatan tersebut dibangun dengan dua abutmen dan dua pilar utama.
"Jembatan Titi Merah ini kami harapkan menjadi ikon baru Aceh Tengah. Mobilisasi alat memang menjadi tantangan terbesar, namun kami optimistis pekerjaan dapat dimulai secara maksimal pada awal Agustus dan selesai pada 31 Desember 2026 sesuai target,p", ungkap Chandra.
Ia menambahkan, pihaknya optimistis target penyelesaian dapat tercapai dengan dukungan pengalaman PT. Adhi Karya yang sebelumnya telah mengerjakan berbagai proyek infrastruktur strategis di Aceh.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!