Implementasi ESG: PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk Perkuat Praktik Bisnis Berkelanjutan Sepanjang 2025
📅 Kamis, 09 Apr 2026, 19:38 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA – PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) (ACES) menegaskan komitmennya terhadap praktik bisnis berkelanjutan dengan menempatkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh operasional perusahaan. Sepanjang tahun 2025, AHI menjalankan berbagai inisiatif yang berfokus pada aspek lingkungan.
Sepanjang tahun lalu, AHI menjalankan efisiensi energi di toko, pusat distribusi, serta alur distribusi, sekaligus memperkuat pengelolaan limbah melalui kolaborasi dengan mitra tersertifikasi. Selain itu, perusahaan juga mendorong partisipasi pelanggan melalui program BISA BAIK (Bersama Atasi Sampah Barang Elektronik), yang telah diperluas ke 25 toko AZKO di 18 kota di Indonesia, termasuk Medan, Surabaya, Semarang, Bogor, dan Bandung.
Sejak diluncurkan pada 2023, inisiatif ini telah mengumpulkan 6,3 ton sampah elektronik sebagai upaya mencegah pencemaran lingkungan sekaligus mengurangi limbah elektronik yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Sebagai bagian dari dukungan terhadap target Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), AHI melalui AZKO juga bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan program AZKO Berbagi Cahaya. Program ini bertujuan mendukung efisiensi energi sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dalam menerapkan gaya hidup ramah lingkungan.
Sepanjang 2025, program tersebut telah menyalurkan lebih dari 5.500 lampu LED hemat energi kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, mencakup rumah tangga, fasilitas umum seperti puskesmas dan sekolah, serta rumah ibadah seperti masjid, pura, dan gereja. Penyaluran difokuskan pada wilayah di luar pusat kota, termasuk Abepura, Sorong, Kolaka, Rantau Prapat, Pematang Siantar, hingga Singaraja, Bali. Ke depan, program ini ditargetkan menjangkau 30.000 rumah, 300 sekolah, dan 300 fasilitas publik di 80 kota hingga 2030.
Sebaiknya Anda baca juga:
AHI juga memperkuat komitmen pelestarian lingkungan melalui penanaman 4.300 pohon di tiga lokasi strategis, yaitu Kantor Pusat Jakarta Barat, Pusat Distribusi Jababeka, dan Cisauk, Tangerang. Inisiatif ini diperkirakan mampu menyerap sekitar 1.539 ton CO₂e berdasarkan pengukuran bersama mitra. Selain itu, perusahaan turut mendistribusikan 5.200 bibit pohon kepada pelanggan di delapan kota, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan partisipasi publik dalam menjaga lingkungan.
Di sisi tata kelola, AHI terus memperkuat penerapan Good Corporate Governance (GCG) melalui prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas. Perusahaan mengacu pada ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS), yang menilai praktik berdasarkan perlindungan hak pemegang saham, keberlanjutan, transparansi, serta tanggung jawab dewan.
Komitmen tersebut tercermin dalam pengelolaan usaha yang prudent, fokus pada pertumbuhan terukur, efisiensi biaya, serta penguatan kemandirian ekonomi. Atas kinerja tersebut, AHI kembali meraih penghargaan Indonesia’s Best Managed Companies 2025 dari Deloitte Private (Southeast Asia) untuk keempat kalinya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Raih Berbagai Penghargaan
Sepanjang 2025, AHI juga memperoleh berbagai penghargaan, antara lain Service Quality Award 2025 untuk ke-15 kali berturut-turut, Transform Awards Asia 2025, Retail Asia Awards 2025, serta penghargaan keberlanjutan seperti Padmamitra Award DKI Jakarta 2025, Indonesia Corporate Sustainability Initiatives (ICSI) Award 2025, dan Anugerah Ekonomi Hijau 2025.
Memasuki 2026, AHI akan melanjutkan strategi ekspansi dengan target pembukaan sekitar 25–30 toko AZKO, khususnya di kota lapis kedua dan ketiga, serta 40–50 toko NEKA di berbagai wilayah Indonesia.
“Kami juga akan terus menghadirkan produk inovatif seperti kategori smart home dan smart kitchen, serta melanjutkan program rejuvenasi toko eksisting untuk meningkatkan pengalaman berbelanja,” ujar Direktur AHI Gregory S. Widjaja dalam keterangan resmi, Kamis (9/4).
Pertumbuhan Penjualan
Sejalan dengan itu, AHI menargetkan pertumbuhan penjualan pada kisaran mid-to-high single digit pada 2026, dengan alokasi belanja modal (capex) sebesar Rp400–450 miliar yang difokuskan pada ekspansi dan penguatan infrastruktur operasional. Strategi omnichannel juga terus diperkuat, termasuk melalui dua studio live streaming di AZKO Living Plaza Bintaro dan AZKO Living World Alam Sutera.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!