CENTCOM Sebut Bantu 1.000 Kapal Lewati Selat Hormuz di Tengah Tensi dengan Iran
📅 Kamis, 30 Jul 2026, 01:20 WIB | Oleh: AlfredWASHINGTON - Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengklaim telah mengawal sekitar 1.000 kapal yang membawa 500 juta barel minyak mentah melintasi Selat Hormuz sejak Mei, Rabu (29/7).
"Sejak awal Mei, pasukan CENTCOM telah membantu sekitar 1.000 kapal dan 500 juta barel minyak mentah melewati jalur air yang sempit," tulis komando tersebut di X.
CENTCOM menambahkan bahwa Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) tidak memiliki wewenang untuk menentukan rute lalu lintas maritim yang bebas dan terbuka.
Sebelumnya, seorang anggota Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ahmad Bakhshayesh Ardestani, mengatakan kepada RIA Novosti bahwa dengan mencoba mengalihkan lalu lintas melalui jalur selatan (Oman), AS memicu eskalasi saat ini, karena Teheran menginginkan kapal-kapal untuk transit melalui jalur Iran.
Pada malam sebelum 18 Juni, Teheran dan Washington menandatangani memorandum untuk mengakhiri konflik yang dimulai pada 28 Februari.
Namun, sejak 8 Juli, pasukan AS telah melakukan serangkaian serangan terhadap Iran. Komando Pusat AS mengklaim serangan tersebut sebagai balasan atas tindakan Iran ke kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.
Pasukan Iran kemudian membalasnya dengan menyerang pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah.
Pada 12 Juli, Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz hingga berakhirnya campur tangan AS di kawasan tersebut, menyusul gelombang serangan udara lainnya antara pihak-pihak yang bertikai tersebut.
Keesokan harinya, Presiden AS Donald Trump mengatakan AS akan menjadi "penjaga" Selat Hormuz. Dia juga memberlakukan kembali blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!