Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

CENTCOM Sebut Bantu 1.000 Kapal Lewati Selat Hormuz di Tengah Tensi dengan Iran

📅 Kamis, 30 Jul 2026, 01:20 WIB | Oleh:
CENTCOM Sebut Bantu 1.000 Kapal Lewati Selat Hormuz di Tengah Tensi dengan Iran Doc: ANTARA/Shady Alassar - Anadolu Agency / pri.
Ket. Kapal kargo komersial dan kapal tanker minyak mentah yang sedang berlabuh di Teluk Oman, di lepas pantai Muscat, Oman, pada 21 Juni 2026, saat mereka bersiap untuk melintasi Selat Hormuz yang krusial.

WASHINGTON - Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengklaim telah mengawal sekitar 1.000 kapal yang membawa 500 juta barel minyak mentah melintasi Selat Hormuz sejak Mei, Rabu (29/7).

"Sejak awal Mei, pasukan CENTCOM telah membantu sekitar 1.000 kapal dan 500 juta barel minyak mentah melewati jalur air yang sempit," tulis komando tersebut di X.

CENTCOM menambahkan bahwa Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) tidak memiliki wewenang untuk menentukan rute lalu lintas maritim yang bebas dan terbuka.

Sebelumnya, seorang anggota Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ahmad Bakhshayesh Ardestani, mengatakan kepada RIA Novosti bahwa dengan mencoba mengalihkan lalu lintas melalui jalur selatan (Oman), AS memicu eskalasi saat ini, karena Teheran menginginkan kapal-kapal untuk transit melalui jalur Iran.

Pada malam sebelum 18 Juni, Teheran dan Washington menandatangani memorandum untuk mengakhiri konflik yang dimulai pada 28 Februari.

Namun, sejak 8 Juli, pasukan AS telah melakukan serangkaian serangan terhadap Iran. Komando Pusat AS mengklaim serangan tersebut sebagai balasan atas tindakan Iran ke kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.

Pasukan Iran kemudian membalasnya dengan menyerang pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah.

Pada 12 Juli, Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz hingga berakhirnya campur tangan AS di kawasan tersebut, menyusul gelombang serangan udara lainnya antara pihak-pihak yang bertikai tersebut.

Keesokan harinya, Presiden AS Donald Trump mengatakan AS akan menjadi "penjaga" Selat Hormuz. Dia juga memberlakukan kembali blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pendaftaran Peserta Pilkade...
Megapolitan
Ekosistem Pendidikan Jakart...
Megapolitan
Jangan Lengah Pengawasan Si...
Nasional
Gubernur BI Baru Harus Jaga...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Gemarikan Cegah "Stunting" Digencarkan Forikan Kalbar untuk Bangun Generasi Indonesia Emas 2045

Gemarikan Cegah "Stunting" Digencarkan Forikan Kalbar untuk Bangun Generasi Indonesia Emas 2045

29 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 3
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
# 3
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.