Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Atasi Macet, Pemkab Badung Percepat Infrastruktur Transportasi Ramah Lingkungan

📅 Kamis, 30 Jul 2026, 02:10 WIB | Oleh:
Atasi Macet, Pemkab Badung Percepat Infrastruktur Transportasi Ramah Lingkungan Doc: ANTARA/HO-Pemkab Badung
Ket. Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menerima audiensi DPW Nawa Cita Pariwisata Indonesia Bali dan mantan Gubernur Jenderal Australia David Hurley di Puspem Badung, Rabu (28/7).

BADUNG - Pemerintah Kabupaten Badung mempercepat pembangunan infrastruktur transportasi terintegrasi dan ramah lingkungan untuk mengurai kemacetan sekaligus menjaga kualitas pariwisata Bali, Rabu (29/7). 

“Kami berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan demi pariwisata berkualitas,” ujar Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Mangupura, Rabu.

Ia mengatakan masyarakat Bali selama ini hidup sejahtera berkat pariwisata yang berakar pada budaya. Untuk itu pihaknya mengajak seluruh pihak untuk menjaga ekosistem dan kelestarian budaya.

“Kami tidak ingin pembangunan merusak lingkungan, sehingga infrastruktur ke depan dirancang berwawasan lingkungan demi mewujudkan pariwisata yang berkualitas,” kata dia.

Ia menjelaskan, pihaknya tidak akan diam membiarkan kemacetan sehingga pemerintah terus bergerak mengambil keputusan strategis membangun konektivitas dan transportasi publik.

Saat menerima audiensi DPW Nawa Cita Pariwisata Indonesia (NCPI) Bali dan mantan Gubernur Jenderal Australia David Hurley, Bupatj Adi Arnawa mengajak seluruh pihak Australia bersinergi meluruskan disinformasi di media sosial demi menjaga citra aman Bali.

Pada pertemuan itu, para pihak terkait juga membahas penguatan investasi, pariwisata berkelanjutan, penanganan kemacetan, hingga penangkalan hoaks pariwisata.

“Kami mohon juga untuk dibantu menyampaikan kepada warga Australia terkait isu-isu miring/hoaks soal Bali yang berkembang di media sosial,” jelas dia.

Mantan Gubernur Jenderal Australia David Hurley mengungkapkan Bali tetap menjadi destinasi favorit warga Australia untuk berwisata.

Melalui sistem Smarttraveller, Pemerintah Australia juga berkomitmen mengedukasi warganya agar menjadi wisatawan yang patuh hukum dan adat setempat.

“Kami terus mengimbau warga Australia untuk selalu menghormati budaya Bali, mematuhi tata tertib, dan menjaga norma lokal. Kami ingin wisatawan Australia menjadi tamu yang santun dan menghargai tuan rumah," ungkap dia.

Pihaknya juga mengapresiasi langkah taktis Pemkab Badung dalam membenahi infrastruktur pariwisata serta siap mendukung penyebaran informasi perjalanan yang akurat berbasis fakta.

“Kami siap mendukung dan menyampaikan kondisi sebenarnya di lapangan agar tidak ada disinformasi mengenai pariwisata Bali," pungkas David Hurley.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.