Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gemarikan Cegah 'Stunting' Digencarkan Forikan Kalbar untuk Bangun Generasi Indonesia Emas 2045

📅 Rabu, 29 Jul 2026, 18:22 WIB | Oleh:
Gemarikan Cegah 'Stunting' Digencarkan Forikan Kalbar untuk Bangun Generasi Indonesia Emas 2045 Doc: ANTARA/Rendra Oxtora
Ket. Ketua Forikan Kalimantan Barat Erlina Norsan menggencarkan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sosialisasi Gemarikan di SD Negeri 09 Sungai Raya, Kubu Raya, Rabu. sebagai upaya mencegah stunting dan membangun generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.

PONTIANAK - Ketua Forikan Kalimantan Barat (Kalbar) Erlina Norsan menggencarkan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai upaya mencegah stunting dan membangun generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.

"Melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan ini, kami ingin membangun generasi emas Kalbar yang sehat, cerdas, dan bebas stunting," kata Erlina saat sosialisasi Gemarikan di SD Negeri 09 Sungai Raya, Kubu Raya, Rabu (29/7).

Erlina yang juga Ketua TP PKK Kalbar itu mengatakan ikan merupakan sumber protein hewani yang kaya omega-3 dan berbagai zat gizi penting untuk mendukung pertumbuhan, perkembangan otak, dan kecerdasan anak.

Menurut dia, kebiasaan mengonsumsi ikan perlu ditanamkan sejak dini, termasuk kepada anak-anak sekolah dasar, ibu hamil, ibu menyusui, hingga anak yang mulai mendapatkan makanan pendamping ASI.

"Kami hadir di sini untuk mengajak anak-anak sekolah dasar, para ibu hamil, ibu menyusui, hingga anak sejak mulai mendapatkan makanan pendamping ASI agar membiasakan mengonsumsi ikan," ujarnya.

Ia mengatakan peningkatan konsumsi ikan menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menurunkan prevalensi stunting di Kalbar.

"Anak yang sehat hari ini adalah penentu masa depan Kalbar pada tahun 2045. Karena itu, kami akan terus mengedukasi orang tua agar membiasakan anak-anak mengonsumsi ikan sejak dini," katanya.

Erlina menegaskan TP PKK dan Forikan Kalbar akan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk mengedukasi masyarakat agar menjadikan ikan sebagai bagian dari menu utama keluarga.

Selain meningkatkan konsumsi, ia menilai keterjangkauan harga dan ketersediaan ikan juga perlu dijaga agar masyarakat dari berbagai lapisan dapat mengonsumsi ikan secara rutin.

"Kalau harga ikan terlalu mahal, tentu masyarakat akan kesulitan mengonsumsinya secara rutin," ujarnya.

Karena itu, Forikan Kalbar akan memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalbar melalui Dinas Kelautan dan Perikanan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan ikan bagi masyarakat.

Sosialisasi Gemarikan tersebut diikuti siswa, guru, dan orang tua serta dihadiri Ketua Forikan Kabupaten Kubu Raya, Ketua PIA Ardhya Garini, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalbar, serta Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kubu Raya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalbar, TP PKK dan Forikan dalam meningkatkan konsumsi ikan sekaligus membangun kebiasaan makan ikan sejak usia dini sebagai investasi kesehatan dan kualitas generasi mendatang. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Niger Tuduh Prancis di Balik Teror Bandara Niamey

40 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Niger Tuduh Prancis di Bali...
Ekonomi
Sepanjang Semester I 2026 P...
Luar Negeri
Bangladesh Krisis Gas, Paso...
Luar Negeri
Angka Kelahiran Singapura M...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Jadwal dan Harga Tiket GIIAS 2026, Dijual Mulai Rp50 Ribu

Jadwal dan Harga Tiket GIIAS 2026, Dijual Mulai Rp50 Ribu

29 Jul 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.